BNNP Sulsel Musnahkan Belasan Kilogram Ganja dan Ratusan Pil Ekstasi

Pemusnahan barang bukti hasil tangkapan sepanjang 2019

Makassar, IDN Times - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan memusnahkan barang bukti hasil kejahatan narkoba sepanjang tahun 2019. Barang haram yang dimusnahkan di antaranya 11,1 kilogram ganja, 5,7 kilogram sabu-sabu, 999 butir pil ekstasi dan 17 gram narkoba baru jenis New Psychoactive Substances (NPS).

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Brigjen Pol Idris Kadir menyebut, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil dari tangkapan 29 orang tersangka yang terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun di berbagai daerah di Sulsel.

“Jadi barang bukti ini hasil tindak kejahatan sepanjang tahun yang kita ungkap kemudian kita musnahkan,” kata Idris Kadir dalam ekspos pemusnahan narkoba di kantornya, Jalan Manunggal, Kota Makassar, Selasa (17/12).

1. Pemusnahan barang bukti menggunakan incenerator

BNNP Sulsel Musnahkan Belasan Kilogram Ganja dan Ratusan Pil EkstasiBNNP Sulsel dalam pemusnahan narkoba hasil sitaan sepanjang tahun 2019, Selasa (17/12) / Sahrul Ramadan

Pemusnahan sejumlah narkoba melibatkan beberapa institusi penegak hukum lain seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Bea Cukai hingga jajaran Polda Sulsel dan unsur pemerintahan daerah. 

Pemusnahan narkoba dilakukan dengan menggunakan mesin incinerator mobile milik BNNP Sulsel. Seluruh narkoba dimasukkan dalam tungku mesin dengan panas mencapai 1.400 derajat celcius di halaman kantor BNNP Sulsel.

Pemusnahan ini, dijelaskan Idris, merupakan salah satu bentuk komitmen dan konsistensi pihaknya dalam upaya pencegahan dan pengungkapan peredaran narkoba yang dianggap dapat mengancam dan merusak masyarakat. Pemusnahan ini juga disebut sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pemberantasan, pembersihan tempat dan kawasan rawan peredaran gelap narkoba di sejumlah daerah di Sulsel.

“Perlu penguatan pengawasan pintu-pintu masuk, baik itu di bandara, pelabuhan dan pos lintas batas negara agar pencegahan dapat dimaksimalkan,” terangnya.

2. Sulsel masih duduki peringkat ketujuh dalam perkara penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia

BNNP Sulsel Musnahkan Belasan Kilogram Ganja dan Ratusan Pil EkstasiBNNP Sulsel dalam pemusnahan narkoba hasil sitaan sepanjang tahun 2019, Selasa (17/12) / Sahrul Ramadan

BNNP mencatat jika Sulsel hingga 2019 ini masih menduduki peringkat ketujuh dalam perkara penyalahgunaan narkoba dalam skala nasional. Menurut Idris, kondisi itu secara umum masih menjadikan Sulsel masuk dalam posisi yang cukup rawan, mengingat para pelaku mulai dari pecandu hingga bandar masih berupaya untuk terus melakukan aktivitas peredaran narkoba.

Pihak BNNP, ditegaskan Idris, berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan dan memberantas peredaran gelap narkoba. “Jelas tentu kita akan terus secara intens untuk memantau hingga mengungkap dan menangkap agar para pelaku yang terlibat bisa segera berhenti,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Sita 5 Kg Sabu di Bandara Makassar, 1 Tersangka Ditembak Mati

3. Pengawasan pintu-pintu masuk jalur laut dan udara semakin diperketat

BNNP Sulsel Musnahkan Belasan Kilogram Ganja dan Ratusan Pil EkstasiIRT yang menjadi kurir sabu-sabu 3,7 kilogram dalam ekspos di BNNP Sulsel, Makassar, Selasa (17/12) / Sahrul Ramadan

Lebih lanjut kata Idris, untuk mengantisipasi penyelundupan dan peredaran narkoba di Sulsel, pihaknya berkoordinasi dengan instansi lainnya dalam memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk. Khususnya kawasan-kawasan yang dianggap rawan, seperti jalur laut melalui pelabuhan hingga jalur udara di bandara.

Tidak menutup kemungkinan, menurut Idris, upaya untuk menyelundupkan barang haram tersebut masuk ke Sulsel dimanfaatkan para pelaku, terkhusus dalam momentum tahun baru ini. “Jadi kita koordinasi lagi, kerjasama memang sangat dibutuhkan untuk mencegah masuknya barang-barang seperti ini,” kata Idris menutup.

Baca Juga: Bandar Perdayai 4 IRT Bawa Sabu 3,7 Kilogram dari Malaysia ke Sulsel

Topik:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya