Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Pulau di Makassar Tak Perlu Lagi Menyeberang untuk Rekam-Cetak KTP

ilustrasi KTP (IDN Times/Adyaning Raras)
ilustrasi KTP (IDN Times/Adyaning Raras)

Makassar, IDN Times – Kabar gembira buat warga di wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang, Makassar. Kini, urus administrasi kependudukan (Adminduk) tak perlu lagi jauh-jauh menyeberang laut ke daratan Makassar atau ke pulau lain.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) resmi menghadirkan standar pelayanan yang setara antara warga daratan dan penghuni pulau. Mulai dari rekam hingga cetak KTP, semua kini bisa dilakukan di kantor kelurahan setempat.

1. Layanan permanen hadir di Pulau Kodingareng dan Barrang Caddi

Kepala Disdukcapil Makassar, Muhammad Hatim. (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Kepala Disdukcapil Makassar, Muhammad Hatim. (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Selama ini, pusat pelayanan administrasi di wilayah Sangkarrang cenderung tersentralisasi di Pulau Barrang Lompo. Namun, per awal 2026, Disdukcapil Makassar telah membuka titik layanan permanen baru di Kantor Kelurahan Kodingareng dan Kantor Kelurahan Barrang Caddi.

"Warga bisa mengakses layanan di Barrang Caddi ataupun di Kodingareng, dengan layanan yang sama seperti di kantor Dukcapil kota," ujar Kepala Disdukcapil Makassar, Muhammad Hatim, Selasa (6/1/2026).

Bukan sekadar titip berkas, layanan di pulau-pulau ini sudah sangat lengkap. Warga bisa mengurus KTP elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga akta kematian.

Menariknya, khusus untuk KTP-el, proses dari perekaman sidik jari dan mata hingga pencetakan fisik kartu sudah bisa dilakukan langsung di tempat tanpa harus menunggu kiriman dari daratan.

2. Atasi kendala sinyal dengan teknologi Starlink

ilustrasi Starlink
ilustrasi Starlink (unsplash.com/Evgeny Opanasenko)

Masalah klasik di wilayah kepulauan biasanya adalah jaringan internet yang lemot atau tidak stabil. Untuk mengakali ini, Disdukcapil Makassar memasang perangkat internet berbasis satelit, Starlink, di kantor-kantor kelurahan.

Inovasi ini memastikan petugas bisa mengakses database kependudukan pusat dengan cepat. Selain untuk urusan Dukcapil, jaringan Starlink ini juga dipersilakan untuk dimanfaatkan oleh pihak kelurahan demi kelancaran administrasi lainnya.

3. Siap "jemput bola" ke pulau terluar pada Maret mendatang

Pemandangan Pulau Samalona dari kejauhan. (IDN Times/Aan Pranata)
Pemandangan Pulau Samalona dari kejauhan. (IDN Times/Aan Pranata)

Agar pelayanan lebih efektif dan tidak terkendala akses transportasi petugas, Disdukcapil Makassar mengambil kebijakan unik dengan merekrut warga lokal pulau setempat untuk menjadi petugas Dukcapil. Langkah ini diambil agar petugas lebih memahami kondisi geografis dan sosial wilayahnya. Dengan petugas yang standby di lokasi, layanan ini bersifat permanen setiap hari kerja, bukan sekadar layanan keliling (mobile) yang datang sesekali.

Meski beberapa pulau sudah punya kantor layanan permanen, Disdukcapil menyadari masih ada pulau-pulau kecil lain yang belum terjangkau karena keterbatasan gedung kantor. Solusinya, Disdukcapil Makassar berencana menggelar layanan mobile atau jemput bola dengan menyusuri pulau-pulau terluar di Kecamatan Sangkarrang pada Maret hingga April mendatang. Informasi jadwal kunjungan ini nantinya akan diumumkan melalui media sosial, RT/RW, hingga pengumuman di rumah ibadah setempat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Petugas Bandara Hasanuddin Temukan 65 Proyektil Amunisi dalam Paket Kiriman

07 Jan 2026, 21:37 WIBNews