Bus Trans Sulsel Dipastikan Kembali Beroperasi pada 2026

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan layanan transportasi umum Trans Sulsel kembali beroperasi pada 2026. Kepastian ini disampaikan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi saat menerima audiensi sejumlah pengguna Teman Bus di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (7/1/2026).
Andi Rachmatika Dewi atau yang akrab disapa Cicu menyampaikan layanan transportasi umum tetap dialokasikan dalam APBD Provinsi Sulsel 2026 melalui program Trans Sulsel, meski fiskal daerah terbatas. Bus Trans Sulsel dirancang untuk menggantikan sebagian koridor Teman Bus Trans Mamminasata yang sebelumnya disubsidi melalui APBN.
"Pemerintah provinsi tetap memberikan porsi anggaran untuk layanan transportasi umum kepada masyarakat Sulawesi Selatan lewat program Trans Sulawesi yang meng-cover beberapa koridor yang dulu menjadi koridor dari Teman Bus dan insyaallah akan mulai beroperasi tahun 2026 menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Selatan," kata Cicu.
1. Pemprov dan daerah harus kolaborasi untuk layanan lintas wilayah

DPRD Sulsel juga mendorong kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Kerja sama lintas daerah dinilai krusial karena rute transportasi umum melintasi beberapa wilayah administratif.
"Wilayah yang dilewati itu kan memang menyentuh beberapa kabupaten kota sehingga dibutuhkan kolaborasi untuk lebih memaksimalkan pelayanan transportasi umum dalam hal ini kalau wilayah yang ada di Mamminasata," kata Cicu.
2. Trans Sulsel tidak beroperasi seperti Teman Bus

Sejak 1 Januari 2025, Teman Bus yang biasanya melayani masyarakat di kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Takalar dan Sungguminasa/Gowa) kini berhenti beroperasi. Penghentian layanan terjadi setelah Kementerian Perhubungan mengakhiri subsidi Teman Bus Trans Mamminasata per 31 Desember 2025.
Di sisi lain, Trans Sulsel yang baru beroperasi sekitar lima setengah bulan juga ikut berhenti. Armada Trans Sulsel sudah tidak mengaspal dalam sepekan terakhir, bersamaan dengan berakhirnya layanan Teman Bus.
Padahal, Trans Sulsel awalnya merupakan tranformasi layanan dari Teman Bus. Namun, subsidi Trans Sulsel diketahui hanya berlaku satu tahun anggaran pada 2025. Untuk beroperasi kembali pada 2026, layanan ini harus melalui proses lelang ulang.
3. Operasional menunggu kelengkapan dokumen lelang

Sementara itu, Dinas Perhubungan Sulsel menyatakan Trans Sulsel belum kembali beroperasi karena masih menunggu proses administrasi lelang. Saat ini, dokumen pendukung masih dirampungkan.
"Habis ini saya kembali ke kantor gubernur, ke Barjas untuk menyelesaikan dokumen-dokumen yang memang masih belum lengkap. Sesegera mungkin kami akan mengoperasikan Trans Sulsel," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Sulsel, Setiawan.
Dinas Perhubungan Sulsel telah menyampaikan catatan evaluasi kepada operator sebelumnya. Catatan tersebut memuat masukan terkait peningkatan kualitas layanan dan fasilitas sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi.
"Kami sudah membuat surat ke operator sebelumnya untuk dilakukan perbaikan agar menjadikan monitoring evaluasi bagi mereka perbaikan yang sesuai masukannya dari teman-teman (pengguna) tadi," katanya.


















