Warga Hilang di Waduk Nipa-Nipa Makassar, Pencarian Masih Berlangsung

- Tim SAR dan peralatan lengkap diterjunkanSebanyak 24 personel BPBD dengan 2 perahu karet, 3 mobil rescue, dan peralatan SAR lengkap turun ke lapangan untuk membantu pencarian.
- Fokus pencarian disesuaikan kondisi lapanganTim SAR memantau arus dan kondisi sekitar waduk, fokus pencarian diarahkan ke aliran Sungai Tallo dengan pertimbangan arus air yang kuat.
- Operasi terpadu libatkan banyak unsurBPBD Kota Makassar melibatkan berbagai unsur seperti Basarnas, Polri, Damkar Kota Makassar, Dompet Dhuafa, Baznas, dan lainnya dalam operasi pencarian.
Makassar, IDN Times - Seorang warga bernama Dg Nai dilaporkan hilang dan tenggelam di Waduk Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Makassar, sejak Rabu (7/1/2026). Hingga saat ini, korban beserta perahunya belum ditemukan.
Menurut keluarga, korban terlihat menyeberang waduk menggunakan perahu barunya pada sore hari. Motor korban, Repsol berwarna oranye, ditemukan terparkir dekat area pemakaman, sedangkan korban tidak terlihat. Korban mengenakan baju coklat dan topi merah-hitam saat pamit kepada keluarga sekitar pukul 17.00 WITA.
"Pencarian telah dilakukan sejak kemarin malam pukul 20.00 WITA hingga 03.00 WITA dini hari, kemudian dilanjutkan kembali hari ini mulai pukul 08.30 WITA dan masih berlangsung hingga saat ini," kata Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, Kamis (8/1/2026).
1. Tim SAR dan peralatan lengkap diterjunkan

Sejauh ini, BPBD telah menurunkan dua regu Tim Reaksi Cepat dengan total 24 personel untuk membantu proses pencarian. Mereka didukung 2 unit perahu karet, 3 unit mobil rescue, serta peralatan SAR lengkap guna memaksimalkan upaya pencarian di lapangan.
"BPBD Kota Makassar bersama berbagai unsur SAR dan relawan langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan," kata Fadli.
2. Fokus pencarian disesuaikan kondisi lapangan

Tim SAR terus memantau pergerakan arus dan kondisi sekitar waduk untuk menentukan area pencarian yang paling memungkinkan. Upaya ini disesuaikan dengan situasi cuaca dan keamanan tim di lapangan.
"Saat ini, fokus pencarian diarahkan ke aliran Sungai Tallo, dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi awal kejadian. Namun, kondisi cuaca serta arus air yang cukup kuat menjadi kendala dan cukup menyulitkan proses pencarian," kata Fadli.
3. Operasi terpadu libatkan banyak unsur

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur yang bekerja secara terpadu di lapangan. Tim terdiri dari BPBD Kota Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Basarnas, SAR Polri, Damkar Kota Makassar, Polairud, Dompet Dhuafa, Baznas, SAR Unhas, SAR Logis, dan SAR Unibos, yang masing-masing menyiapkan personel dan peralatan sesuai keahlian mereka.
BPBD Kota Makassar pun meminta warga untuk selalu memperhatikan keselamatan saat berada di sekitar perairan. Mereka juga mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh pihak agar proses pencarian korban dapat membuahkan hasil secepat mungkin.
"Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dan terpadu. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan sesuai hasil operasi di lapangan," kata Fadli.


















