Peringatan Dini BMKG, Sejumlah Wilayah Sulsel Masuk Kategori Waspada

Makassar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian yang berlaku pada 10 hingga 12 Januari 2026. Peringatan ini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Pada Minggu, 11 Januari 2026, BMKG menetapkan status Waspada hujan sedang hingga lebat di Barru, Gowa, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara. Sementara itu, tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga maupun Awas. Selain hujan, peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan, termasuk kawasan pesisir.
Kemudian, BMKG menetapkan status Waspada hujan sedang hingga lebat pada 12 Januari 2026 di Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, dan Toraja Utara. Pada hari yang sama, tidak terdapat wilayah berstatus Siaga maupun Awas, namun potensi angin kencang tetap terpantau di Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
1. Hujan masih dominan sepanjang Januari

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Bagus Primohadi, menyampaikan kondisi cuaca di Sulawesi Selatan sepanjang Januari 2026 masih didominasi hujan. Intensitas hujan tersebut berada pada kategori sedang hingga lebat berdasarkan akumulasi curah hujan dasarian.
"Untuk wilayah Sulawesi Selatan secara umum, kondisi cuaca itu masih cenderung terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat secara dasarian. Itu terakumulasi di wilayah bagian Barat, meliputi wilayah Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Takalar, Gowa, dan Jeneponto, serta sebagiannya ada di Bantaeng," kata Bagus saat dihubungi IDN Times, Sabtu (10/1/2026).
Dia juga menginformasikan bahwa peringatan dini cuaca tiga harian tersebut berlaku hingga 13 Januari 2026. Informasi tersebut telah diperbarui sejak pukul 09.00 WITA.
2. Sejumlah wilayah masuk kategori awas curah hujan tinggi

BMKG juga mencatat Dasarian II Januari 2026, atau periode 11-20 Januari, berpotensi diwarnai curah hujan tinggi di sejumlah daerah, khususnya di bagian barat Sulawesi Selatan. Beberapa kecamatan bahkan masuk kategori Awas potensi curah hujan tinggi dengan akumulasi hujan hingga 300 milimeter per dasarian.
Di Kabupaten Barru, wilayah yang masuk kategori ini meliputi Barru, Pujananting, Taneteriaja, dan Taneterilau. Sementara di Kabupaten Bone, Kecamatan Tellulimpoe terpantau memiliki potensi curah hujan tinggi.
Kategori Awas juga mencakup sejumlah kecamatan di Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Pangkep. Di Gowa, wilayah terdampak meliputi Labakkang, Liukangtupabbiring Utara, Mandalle, Marang, Minasatene, dan Segeri.
Adapun di Makassar, potensi curah hujan tinggi terpantau di Biringkanaya, Manggala, Panakkukang, dan Tamalanrea. Sementara di Maros dan Pangkep, wilayah kategori Awas tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Bantimurung hingga Turikale di Maros serta Balocci hingga Tondong Tallasa di Pangkep.
3. Data prediksi curah hujan harus selalui diperbarui

Bagus menjelaskan akumulasi curah hujan di wilayah barat ini memang berpotensi mencapai 200 hingga 300 milimeter dalam kurun waktu 10 hari. Namun, angka tersebut bukan curah hujan harian.
"Untuk curah hujan per hariannya itu masih perlu di-update setiap hari karena kondisi cuaca itu sangat dinamis dan bisa berubah setiap waktu," kata Bagus.
Sementara itu, wilayah timur Sulawesi Selatan seperti Wajo, Bone, Soppeng, dan Sinjai berada pada kategori normal hingga di bawah normal. Adapun wilayah Toraja, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur masih masuk kategori normal.
"Karena memang kondisi iklim di wilayah tersebut merupakan curah hujan basah tahunan sepanjang tahun," kata Bagus.
BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah rawan.


















