Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

BBPJN Sulsel Siagakan 67 Alat Berat dan Posko Tanggap Darurat di Jalan

BBPJN Sulsel Siagakan 67 Alat Berat dan Posko Tanggap Darurat di Jalan
Ilustrasi alat berat (IDN Times/Prayugo Utomo)
Intinya Sih
  • BBPJN Sulsel menyiagakan 17 posko dan 67 alat berat di sepanjang jalan nasional untuk menghadapi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem.
  • BMKG memperpanjang peringatan dini cuaca ekstrem hingga 12 Maret 2026, dengan curah hujan tinggi yang berdampak pada kondisi jalan dan operasional logistik.
  • Jalur dengan beban kendaraan berat menjadi prioritas perbaikan, sementara penutupan lubang dilakukan menggunakan aspal dingin karena produksi hot mix berhenti saat libur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel menyiagakan posko dan alat berat. Upaya ini ditujukan untuk menjaga kondisi jalan nasional menghadapi potensi kerusakan dan cuaca ekstrem.

Sebanyak 17 posko siaga disiapkan sepanjang ruas jalan nasional. Posko-posko ini dilengkapi bahan penutup lubang dan kendaraan pendukung, termasuk dump truck, ekskavator, dan motor grader, dengan total 67 unit alat berat siap tanggap darurat.

"Ya kalau posko itu kita sudah siapkan dari sepanjang ruas jalan nasional nanti tersedia posko sebanyak 17 posko. Nah 17 posko ini sudah kita kerjakan," kata Indra, Selasa (10/3/2026).

1. Peralatan untuk tanggap darurat disiapkan

Ilustrasi alat berat (IDN Times/Margith Juita Damanik)
Ilustrasi alat berat (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Di posko, tim PPK menyiapkan berbagai peralatan untuk tanggap darurat, termasuk bahan-bahan untuk menutup lubang jalan. Selain itu, tersedia juga kendaraan pendukung seperti pick up dan dump truck.

Untuk kondisi darurat, seperti longsoran, BBPJN menyiapkan 67 unit alat berat yang tersebar di sepanjang ruas jalan nasional. Sekitar 7 unit lainnya tersedia di kantor balai, termasuk dump truck, ekskavator, dan kendaraan berat lainnya.

"Ada motor grader, nanti itu juga dikombinasi dengan beberapa alat yang ada di penyedia jasa yang berkontrak," kata Indra.

2. Cuaca ekstrem jadi tantangan

Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kondisi cuaca saat ini memang masih menjadi perhatian serius. Menurut informasi dari BMKG, peringatan dini cuaca ekstrem berlaku 10-12 Maret 2026, meski sebelumnya diperkirakan berakhir pada 4 Maret. Hujan lebat ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Januari-Februari, namun peringatan BMKG terus diperpanjang.

Wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat terutama Kota Makassar, Kabupaten Maros, Pangkep, Gowa, dan Barru, dengan curah hujan mencapai 50-100 mm per hari. Kondisi ini berdampak pada operasional kendaraan logistik, karena pada H-7 atau H-3 sebelum hari raya, truk hanya diperbolehkan mengangkut sembako atau BBM.

Selain cuaca ekstrem, faktor lain yang memperparah kondisi jalan adalah kendaraan ODOL (Over Dimension Overload). Berdasarkan data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), rata-rata hampir 300 truk per hari melintas dengan beban berlebih atau dimensi melebihi standar, yang meningkatkan risiko kerusakan jalan.

"Nah ini kombinasi itu semua akhirnya menyebabkan jalan di kita banyak yang muncul lubang-lubang baru, terutama yang cuaca ekstrem tadi," kata Indra.

3. Jalur heavy loaded jadi prioritas perbaikan

ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)
ilustrasi jalan rusak (IDN Times/Esti Suryani)

Indra mengatakan jalur yang dilintasi kendaraan berat menjadi prioritas perbaikan. Selain itu, produksi aspal hot mix berhenti saat libur sehingga penutupan lubang sementara menggunakan aspal dingin.

"Tapi kekuatannya tidak seawet dengan aspal hot mix, terutama kalau dikombinasi dengan cuaca ekstrem tadi seperti sekarang dan kombinasi dengan beban-beban kendaraan tadi terutama untuk poros-poros yang dengan heavy loaded," jelas Indra.

Heavy loaded adalah jalur lintasan yang dilalui kendaraan dengan beban logistik berat. Beban tersebut mencakup baik volumenya maupun beban sumbu kendaraannya.

"Nah itu tapi karena itu dari segi fungsional kan harus dilaksanakan penutupan lubang itu dengan aspal tadi dengan aspal TCM ya Tambalan Cepat Mantap dan CPHMA aspal dingin hot mix," kata Indra.

Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More