- Ruslin Rike Manembu (74): warga Kota Manado
- Jetje Mantaow (87): warga Kota Kotamobagu
- Jenny Tuegeh (71): warga Kabupaten Minut
- Jenny Ivone Tumbelaka (70): warga Kota Manado
- Nurul Fitria (60): warga Kota Palu
- Adel Losu (75): warga Kota Manado
- Herry Lombogia (70): warga Kota Manado
- Jansen H Maringka (65): warga Kota Manado
- Olli Clara Kemur (85): warga Kota Manado
- Merry Bermuli Dengah (83): warga Kota Manado
- Ang Soei Lan: warga Kota Manado
Polisi Identifikasi 6 Jenazah Korban Kebakaran Panti Jompo di Manado

- Polisi berhasil mengidentifikasi 6 jenazah korban kebakaran Panti Wreda Damai.
- Salah satu jenazah adalah korban penggusuran Kampung Pondol Keraton.
- Total ada 17 korban jiwa dalam kasus ini.
Manado, IDN Times - Enam jenazah korban kebakaran Panti Wreda Damai Manado berhasil diidentifikasi Polda Sulawesi Utara. Empat jenazah telah diserahkan kepada keluarga pada Jumat (9/1/2026), sedang 2 lainnya akhir pekan nanti.
Total ada 17 korban jiwa dalam peristiwa ini, dan masih ada enam jenazah yang belum diidentifikasi. Kabid Dokkes Polda Sulut, dr Tasrif, menyebut proses identifikasi keenamnya membutuhkan waktu cukup lama.
"Karena DNA pembandingnya ada dari adik dan kakak kandung, jadi butuh waktu lama," ucapnya.
1. Korban penggusuran Kampung Pondol

Salah satu korban tewas yang berhasil diidentifikasi adalah Adel Losu (75). Ia ternyata baru tinggal di Panti Wreda Damai selama 1 bulan.
"Karena rumah ibu digusur, lalu dibawa ke sini," ujar sang anak, David.
Adel merupakan salah satu korban penggusuran Pemerintah Kota Manado dari Kampung Pondol Keraton yang terletak di Jalan Sam Ratulangi. Ia sempat bertahan di sana bersama cucu dan warga lainnya.
2. Sempat dibawa keluarga

Usai digusur, Adel sempat dibawa David ke rumah. Namun, ia justru kembali lagi ke Kampung Pondol Keraton karena tak betah dengan alasan sepi.
Saat penggusuran lagi, Pemkot Manado akhirnya membawa Adel ke Panti Wreda Damai. Di sana, ia dikenal aktif dan rajin membantu pengurus panti.
"Memang orangnya baik dan giat, suka membantu menyuapi lansia lainnya," kata Kepala Panti Wreda Damai, Olva Sumual (76).
3. Daftar korban jiwa

Total ada 17 korban jiwa dalam kebakaran Panti Wreda Damai. Angka ini bertambah pada 1 Januari 2026, karena salah satu korban selamat Ang Soei Lan akhirnya meninggal dunia.
Ia sempat dirawat di RSUD Manado selama beberapa hari. Namun karena kondisinya semakin parah ia dirujuk ke RSUP Prof Kandou.
"Karena luka bakarnya 70%. Saat menjalani perawatan di sana, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," jelas Direktur Utama RSUD Manado, dr Hesky Lintang.
Berikut daftar korban tewas yang berhasil diidentifikasi:


















