Waspada Pohon Tumbang? Begini Cara Warga Makassar Bisa Melapor

- Warga Makassar diimbau melaporkan pohon tumbang atau bencana lain agar BPBD dapat merespons dengan cepat dan menanggulangi dampak di lokasi terdampak.
- Pohon tumbang dikategorikan sebagai kebencanaan, penanganannya dilakukan cepat mulai dari evakuasi korban hingga rehabilitasi pasca bencana.
- BPBD memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak dan melakukan pemotongan pohon serta perapihan area terdampak untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengimbau warga untuk segera melaporkan setiap kejadian pohon tumbang atau bencana lain. Hal ini penting agar tim BPBD dapat merespons dengan cepat dan menanggulangi dampak di lokasi terdampak.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan, masyarakat dapat menggunakan beberapa saluran pelaporan yang disediakan pemerintah daerah. Warga bisa melapor melalui aplikasi Lontara+, nomor darurat 112, atau call center BPBD di 08155 112 112.
"Kalau ada pohon tumbang atau bencana lain, masyarakat cukup melapor melalui aplikasi atau call center yang telah disiapkan. Tim kami akan segera turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan," kata Fadli Tahar, Jumat (9/1/2026).
1. Tidak perlu panik saat terjadi pohon tumbang

Fadli menekankan agar warga memberikan laporan yang cepat dan akurat setiap terjadi bencana atau pohon tumbang. Dengan informasi tersebut, tim BPBD dapat mengevakuasi korban, membersihkan area terdampak, dan menyalurkan bantuan darurat secara tepat.
BPBD Makassar mengingatkan warga untuk tetap tenang saat melaporkan kejadian bencana atau pohon tumbang. Warga juga diminta selalu memantau informasi resmi dari pemerintah, terutama selama musim hujan dan cuaca ekstrem.
"Masyarakat tidak perlu panik. Cukup memberikan laporan langsung ke ini, dan tetap memantau perkembangan dari BPBD. Termasuk juga kejadian bencana-bencana lain, seperti bencana angin kencang, putih beliung, banjir, segera dilapor," kata Fadli.
2. Pohon tumbang dikategorikan sebagai kebencanaan

BPBD Makassar menyoroti perihal kewaspadaan terhadap pohon tumbang, terutama setelah sejumlah kejadian dilaporkan baru-baru ini, utamanya saat cuaca ekstrem. Penanganan bencana ini , kata Fadli, dijalankan cepat, mulai dari evakuasi korban hingga pembersihan dan perbaikan fasilitas yang terdampak.
Pohon tumbang dikategorikan sebagai salah satu bentuk kebencanaan, terutama jika menimpa fasilitas umum, rumah, atau warga. BPBD menekankan perlunya respon cepat untuk menangani dampak dan memastikan keselamatan masyarakat.
"Pada saat kejadian itu mungkin ada yang terluka, ada korban. Itu yang paling pertama adalah menyelamatkan korban atau evakuasi yang terkena dampak," kata Fadli.
3. Bantuan darurat dan rehabilitasi pasca bencana

Ketika terjadi kerugian akibat bencana, bidang kedaruratan BPBD langsung memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak. Sekitar seminggu kemudian, tim kembali ke lokasi untuk menyalurkan bantuan konstruksi dan perbaikan fasilitas.
"Bantuan rehabilitasi rekonstruksi, seperti balok, kayu, seng, rumah penduduk atau fasitas umum. Kita harus cepat menunggu bantuan seperti itu," kata Fadli.
Jika waktu memungkinkan saat terjadi bencana, maka BPBD juga menangani pemotongan pohon dan perapihan area terdampak. Proses ini dijalankan hingga kondisi jalan dan lalu lintas kembali lancar.
"Tapi untuk pemotongan pohon sendiri secara tugas utamanya tetap di DLH. Kami menangani itu pada saat ada kebencanaan. Tetap intinya kami kolaborasilah dengan semua stakeholder, termasuk pemerintah kecamatan, DLH, dan Dinas PU," kata Fadli.


















