150 Perwira Polres Gowa Jalani Tes Urine Mendadak saat Bukber

- Sebanyak 150 perwira Polres Gowa menjalani tes urine mendadak saat acara buka puasa bersama sebagai langkah pengawasan internal terhadap penyalahgunaan narkotika.
- Pemeriksaan dilakukan secara transparan dan terbuka, melibatkan perwira menengah, pertama, pejabat utama, Kapolsek, serta Kanit di jajaran Polres Gowa.
- Hasil tes menunjukkan seluruh personel negatif narkoba, menegaskan komitmen Polres Gowa dalam mendukung instruksi Kapolri untuk memperkuat pengawasan internal kepolisian.
Makassar, IDN Times - Sebanyak 150 perwira di lingkungan Polres Gowa menjalani pemeriksaan tes urine secara mendadak. Pemeriksaan it digelar bertepatan dengan kegiatan buka puasa bersama, Selasa (24/2/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota kepolisian tetap bebas dari penyalahgunaan narkotika. Tes dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar hasil pemeriksaan benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
1. Peserta tes dari kalangan perwira

Proses pemeriksaan berlangsung secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh para personel yang hadir. Adapun peserta tes meliputi perwira menengah, perwira pertama, pejabat utama (PJU), para Kapolsek, hingga para Kanit di jajaran Polres Gowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman, mengatakan tes urine sengaja digelar secara mendadak di sela kegiatan buka puasa bersama.
"Di sela kegiatan buka puasa bersama, kami secara mendadak melaksanakan pemeriksaan tes urine terhadap seluruh jajaran perwira. Pemeriksaan dilakukan secara transparan dan bisa disaksikan bersama," ujar Aldy kepada wartawan, Selasa.
2. Hasilnya, tidak ada nurine positif narkoba

Aldy memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan tersebut, seluruh personel dipastikan tidak terindikasi menggunakan narkoba. "Alhamdulillah, hasilnya seluruhnya negatif. Tidak ada satu pun yang positif," tegasnya.
Menurut Aldy, capaian tersebut menjadi bukti komitmen Polres Gowa dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba, termasuk melalui pengawasan di lingkungan internal kepolisian.
3. Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro. Pimpinan Polri berharap agar pengawasan internal dilakukan secara berkala.
"Pemeriksaan ini dilaksanakan untuk memastikan tidak ada oknum yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Apabila ditemukan pelanggaran, institusi Polri akan menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

















