Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sejumlah Titik di Makassar Terendam Banjir, BPBD Evakuasi Warga

Sejumlah Titik di Makassar Terendam Banjir, BPBD Evakuasi Warga
Personel TRC BPBD Makassar mengevakuasi warga di salah satu titik banjir, Selasa (24/2/2026). (Dok. BPBD Makassar)
Intinya Sih
  • Hujan deras sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Makassar, dengan ketinggian air tertinggi mencapai sekitar satu meter di Jalan Sermani 4, Kecamatan Panakkukang.
  • BPBD Makassar menurunkan Tim Reaksi Cepat ke berbagai titik terdampak untuk mengevakuasi warga, melakukan asesmen cepat, dan memastikan tidak ada korban jiwa.
  • Petugas terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR, menyiagakan perahu karet, serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan banjir berjalan cepat dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak dini hari, Selasa (24/2/2026), memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memantau kondisi serta membantu warga terdampak.

Berdasarkan laporan posko antara pukul 06.10 hingga 07.00 WITA, banjir paling parah terpantau di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai sekitar 100 sentimeter dan merendam badan jalan serta permukiman warga.

Di Kompleks Kodam III, wilayah Kotipa XVI hingga Kotipa XII, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, ketinggian air berkisar 0 hingga 30 sentimeter. Akses kendaraan roda dua maupun roda empat di sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui akibat banjir.

1. Sejumlah titik masih terendam dan akses terbatas di beberapa lokasi

IMG_20260224_104757.jpg
Personel TRC BPBD Makassar memantau di salah satu titik banjir, Selasa (24/2/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Sementara itu, di Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala, genangan berada pada kisaran 0 hingga 20 sentimeter dan masih dapat dilintasi kendaraan. Genangan setinggi sekitar 30 sentimeter juga terjadi di Kelurahan Kapasa RW 6. 

Adapun di Terowongan Rappokalling, air setinggi kurang lebih 40 sentimeter menggenangi area terowongan. Petugas meningkatkan pengawasan ketat untuk mengantisipasi risiko bagi pengguna jalan.

2. TRC disebar ke lokasi terdampak

IMG-20260224-WA0103.jpg
Personel TRC BPBD Makassar memantau di salah satu titik banjir, Selasa (24/2/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyampaikan personel TRC telah disebar ke seluruh titik terdampak. Upaya tersebut untuk memastikan keselamatan warga.

"Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR," kata Fadli. 

3. Peralatan evakuasi disiagakan

IMG-20260224-WA0129.jpg
Personel TRC BPBD Makassar memantau di salah satu titik banjir, Selasa (24/2/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Selain evakuasi, tim juga memantau tinggi muka air. Pemantauan dilakukan melalui sistem Early Warning System (EWS) dan Automatic Water Level Recorder (AWLR).

"Kami terus memantau perkembangan tinggi muka air melalui EWS dan AWLR. Peralatan evakuasi seperti perahu karet juga sudah disiagakan jika terjadi peningkatan debit air," kata Fadli.

BPBD pun berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait guna mempercepat penanganan di lapangan. Hingga pagi hari, situasi secara umum dilaporkan aman dan terkendali.

Meski begitu, warga diimbau tetap waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melapor ke posko BPBD apabila membutuhkan bantuan darurat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More