Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Nelayan Pangkep Hilang Kontak, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya 104

Basarnas Makassar mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 beserta tim rescue dan peralatan pendukung untuk pencarian tiga nelayan hilang kontak di perairan Pangkep. (Dok. Basarnas Makassar)
Basarnas Makassar mengerahkan KN SAR Kamajaya 104 beserta tim rescue dan peralatan pendukung untuk pencarian tiga nelayan hilang kontak di perairan Pangkep. (Dok. Basarnas Makassar)

Makassar, IDN Times – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar menggelar operasi pencarian terhadap tiga nelayan yang dilaporkan mengalami hilang kontak di perairan Pulau Banawayya, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Korban diketahui bernama Jumadi (31), Rudi (26), dan Mursalin (38). Ketiganya berangkat melaut pada Rabu pagi (7/1/2026) menggunakan kapal joloro bernama Sansel United JB 2023. Namun mereka tidak kunjung kembali ke darat, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Makassar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan unsur SAR laut dengan menggunakan KN SAR Kamajaya 104. Tim rescue dan peralatan pendukung dikerahkan untuk pencarian di sekitar perairan Pulau Banawaya dan wilayah sekitarnya.

“Sejak menerima laporan, kami langsung membuat pemantauan ke SROP Makassar dan SROP Selayar untuk menginformasikan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian yang diduga agar turut melakukan pemantauan dan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Andi Sultan, selaku Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Dalam pelaksanaan operasi pencarian, tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi cuaca laut yang tidak menentu serta gelombang yang cukup berpengaruh terhadap efektivitas pencarian. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Operasi pencarian ini dilakukan dengan metode penyisiran laut di sekitar titik perkiraan lokasi hilang kontak, serta pemantauan jalur pelayaran yang biasa dilalui nelayan dan kapal-kapal di wilayah tersebut. Basarnas Makassar juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan nelayan setempat guna memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu proses pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, Sabtu (10/1/2026), upaya pencarian terhadap ketiga korban masih terus berlangsung. Basarnas Makassar mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan awak kapal yang melintas di perairan sekitar Pulau Banawayya, untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan ketiga korban.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Peringatan Dini BMKG, Sejumlah Wilayah Sulsel Masuk Kategori Waspada

10 Jan 2026, 23:34 WIBNews