Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemehaj Sulsel: Jumlah Jemaah Umrah Sulsel di Arab Saudi Masih Didata

Kemehaj Sulsel: Jumlah Jemaah Umrah Sulsel di Arab Saudi Masih Didata
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, H. Iqbal Ismail. Dahrul Amri/IDN Times Sulsel
Intinya Sih
  • Kemenhaj Sulsel mengikuti imbauan pemerintah pusat untuk menunda keberangkatan umrah akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah, dan pesan ini juga diteruskan ke seluruh biro perjalanan.
  • Pihak Kemenhaj Sulsel masih mendata jumlah jemaah asal Sulsel yang berada di Arab Saudi melalui sistem Siskohat, tanpa laporan permintaan pemulangan lebih awal sejauh ini.
  • Eskalasi konflik belum berdampak pada persiapan haji 2026 untuk kuota Sulsel, karena tahapan administrasi, visa, serta kontrak akomodasi dan konsumsi masih berjalan lancar sesuai jadwal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemehaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti imbauan pemerintah pusat terkait penundaan keberangkatan umrah di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail.

Dia mengatakan imbauan yang disampaikan pemerintah pusat tidak berhenti di tingkat nasional. Pesan tersebut juga diteruskan kepada biro perjalanan umrah di daerah agar menjadi perhatian bersama.

"Sama, apa yang diimbau oleh pusat itu juga kami imbau ke teman-teman travel," kata Ikbal saat diwawancara IDN Times via telepon, Senin (2/3/2026).

1. Ikuti arahan Wamenhaj

Ilustrasi Umrah (Dok. DMI)
Ilustrasi Umrah (Dok. DMI)

Kanwil Kemenag Sulsel merujuk pada pernyataan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Sebelumnya, Dahnil meminta calon jemaah menunda keberangkatan hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.

"Kami imbau pada travel dan jemaah umrah, untuk menunda dulu keberangkatannya sambil menunggu kondusivitas di Timur Tengah," katanya.

2. Data jemaah masih dihimpun

ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi haji dan umrah (IDN Times/Aditya Pratama)

Terkait jumlah jemaah asal Sulsel yang saat ini berada di Arab Saudi, Ikbal menyebut pihaknya belum merilis angka pasti. Data tersebut masih ditunggu dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

"Ini sementara kami minta di Siskohat dulu yang diberangkatkan umrah," ucapnya.

Hingga kini, belum ada laporan jemaah asal Sulsel yang mengajukan permintaan pemulangan lebih awal. Situasi konflik di kawasan tersebut rupanya belum mendorong adanya pengajuan kepulangan sebelum jadwal.

"Belum," kata Ikbal singkat.

3. Persiapan haji 2026 belum terdampak

ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi haji (IDN Times/Aditya Pratama)

Di sisi lain, Ikbal memastikan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah belum memengaruhi persiapan penyelenggaraan haji 2026 untuk kuota Sulsel. Tahapan yang berjalan saat ini masih sebatas kelengkapan administrasi dan dokumen.

"Karena proses persiapan haji kan baru dokumen ya. Persiapan hotel sudah. Sementara ini persiapan visa. Sampai saat ini alhamdulillah belum ada pengaruh untuk persiapan haji," katanya.

Untuk koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi, Ikbal menyebut hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat. Meski begitu, informasi yang diterima dari pusat menunjukkan seluruh proses berjalan lancar.

"Yang kami dapat info, alhamdulillah lancar. Akomodasi, konsumsi sudah semua kontrak," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More