Angin Kencang Rusak Sembilan Rumah di Biringkanaya Makassar

Makassar, IDN Times - Hujan disertai angin kencang melanda Kota Makassar, Sabtu (10/1/2026) sejak pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya sembilan rumah warga di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, mengalami kerusakan pada bagian atap.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat kejadian pertama terjadi sekitar pukul 09.20 WITA di Jalan Laikang Nomor 77. Angin kencang merusak atap depan rumah warga pada bagian ruang tamu dan dikategorikan sebagai kerusakan ringan.
Sekitar pukul 09.30 WITA, angin kencang kembali terjadi di Perumahan Permata Sudiang Raya Blok K Nomor 16 dan 17. Dua rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap lantai dua setelah atap berbahan kanal C terlepas dan porak-poranda tertiup angin. Pada waktu yang hampir bersamaan, sebagian atap rumah di Perumahan Permata Sudiang Raya Blok K 1 Nomor 4 juga mengalami kerusakan ringan.
1. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian angin kencang

BPBD Kota Makassar mencatat tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam rangkaian kejadian tersebut. Warga terdampak terdiri dari orang dewasa dan satu anak, tanpa laporan balita, bayi, maupun lansia terdampak.
Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyampaikan bahwa tim BPBD segera bergerak ke lokasi kejadian. Langkah tersebut difokuskan pada asesmen awal di lapangan serta pendataan dampak yang ditimbulkan oleh angin kencang.
"Kami menerima beberapa laporan kejadian angin kencang di Biringkanaya. Tim langsung bergerak untuk asesmen dan memastikan kondisi warga aman," kata Fadli, dalam keterangannya.
2. Warga terdampak membutuhkan bantuan terpal

Warga terdampak saat ini memerlukan bantuan darurat. Bantuan tersebut dibutuhkan untuk penanganan sementara, terutama pada bagian rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang.
"Ada rumah yang atapnya rusak berat dan ringan. Kebutuhan mendesak saat ini berupa terpal agar rumah warga bisa terlindungi sementara waktu," kata Fadli.
3. BPBD imbau warga waspada cuaca ekstrem

BPBD Kota Makassar memastikan akses jalan di seluruh lokasi terdampak tetap dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Warga pun diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD Kota Makassar.
"Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan agar bisa ditangani dengan cepat," kata Fadli.


















