Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemilihan Rektor Unhas 2026-2030 Bakal Digelar di Kampus Jakarta

1001310335.jpg
Tiga calon Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 yang ditetapkan melalui pemungutan suara Senat Akademik, Senin (/11/2025), yakni Prof. Sukardi Weda, Prof. Jamaluddin Jompa, dan Prof. Budu. (Dok. Humas Unhas)

Makassar, IDN Times – Ada yang berbeda pada suksesi kepemimpinan Universitas Hasanuddin (Unhas) periode ini. Jika biasanya prosesi sakral pemilihan rektor digelar di Kampus Merah Tamalanrea, Makassar, kali ini Majelis Wali Amanat (MWA) sepakat memboyong lokasi pemilihan ke Jakarta.

Keputusan ini diambil setelah Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Unhas menggelar rapat koordinasi di Gedung Rektorat Unhas, Rabu (7/1/2026). Rencananya, penentuan siapa nakhoda baru Unhas untuk periode 2026-2030 akan dilangsungkan di Kampus Unhas Jakarta, Petojo, pada Senin, 12 Januari 2026 mendatang.

1. Alasan di balik pemilihan lokasi di Jakarta

Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. IDN Times/Darsil Yahya
Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. IDN Times/Darsil Yahya

Ketua MWA Unhas, Prof. Andi Alimuddin Unde, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di Jakarta merupakan hasil konsultasi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek). Langkah ini diambil demi mengakomodasi jadwal padat sejumlah anggota MWA dari unsur ex-officio dan tokoh masyarakat.

Beberapa nama besar yang tercatat sebagai anggota MWA antara lain: Mendikti Saintek Brian Yuliarto; Ketua IKA Unhas/Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman; Tony Wenas CEO PT Freeport Indonesia; Arsyad Rasjid (Ketua Kadin/Pengusaha Nasional); dan Prof. Dr. Sangkot Marzuki (Ilmuwan)

"Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kesibukan beberapa anggota MWA," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin Ishaq Rahman dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

2. Tiga calon bertarung di Pilrek Unhas

Ilustrasi rektorat Universitas Hasanuddin di Kota Makassar. (Dok. unhas.ac.id)
Ilustrasi rektorat Universitas Hasanuddin di Kota Makassar. (Dok. unhas.ac.id)

Proses pemilihan ini merupakan rangkaian dari Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa MWA Unhas. Tiga kandidat yang akan memaparkan kertas kerja dan beradu visi-misi adalah: Prof. Budu, Prof. Jamaluddin Jompa (petahana), dan Prof. Sukardi Weda.

Setelah pemaparan, para calon akan menghadapi sesi pendalaman atau tanya jawab yang dipandu oleh moderator Prof. Andi Pangerang Moenta. Usai sesi tanya jawab, anggota MWA akan melanjutkan agenda ke Rapat Tertutup. Di sinilah keputusan krusial diambil. MWA akan menentukan apakah penetapan Rektor Unhas 2026-2030 dilakukan secara musyawarah mufakat atau melalui mekanisme pemungutan suara (voting).

3. Bisa disaksikan live melalui Unhas TV

Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa. (Dok. Unhas)
Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa. (Dok. Unhas)

Meski berlokasi di Jakarta, pihak panitia memastikan transparansi proses ini. Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung dalam satu hari penuh.

Bagi sivitas akademika Unhas maupun masyarakat umum yang ingin mengawal proses pemilihan ini, tidak perlu khawatir. Panitia telah menyiapkan layanan streaming. "Akan disiarkan secara langsung melalui kanal Unhas TV," kata Ishaq.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pengungsi Banjir Bandang Pulau Siau Sulut Butuh Pakaian-Alat Mandi

08 Jan 2026, 22:05 WIBNews