Wanita Hilang di Makassar Ditemukan, Ternyata Hindari Perjodohan

- Siti Sahida Sahari (28) ditemukan polisi di kawasan Perumahan Goa Ria, Makassar, dalam keadaan aman setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
- Hasil pemeriksaan mengungkap Siti sengaja memutus komunikasi karena menolak perjodohan yang diatur orang tuanya dan memilih tetap bekerja di Makassar.
- Ayah Siti, Hamzah Sahari, sempat datang dari Gorontalo untuk melapor ke polisi namun laporan awalnya ditolak karena dianggap anaknya sudah dewasa.
Makassar, IDN Times – Perempuan bernama Siti Sahida Sahari (28) yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya akhirnya ditemukan oleh polisi di Makassar. Siti ditemukan oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar di sebuah rumah di kawasan Perumahan Goa Ria, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Jumat (14/3/2026) malam.
1. Rencana akan dibawa ke Gorontalo

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, membenarkan bahwa perempuan tersebut telah ditemukan dalam keadaan aman.
“Gadis tersebut sudah dipertemukan dengan orang tuanya. Saat ini dia rencananya akan dibawa pulang oleh keluarganya,” ujar Wahid, Minggu (15/3/2026).
2. Menghindari rencana perjodohan

Wahid menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Siti sebenarnya tidak hilang. Ia sengaja memutus komunikasi dengan keluarganya karena menghindari rencana perjodohan yang diatur oleh orang tuanya di kampung halaman.
“Informasinya dia akan dijodohkan, tapi yang bersangkutan tidak setuju. Karena itu dia mematikan semua handphone-nya agar tidak bisa dihubungi keluarganya,” jelas Wahid.
Meski begitu, Siti disebut masih ingin tetap bekerja di Makassar. Sebelumnya, ia diketahui bekerja di salah satu gerai Mie Gacoan di kota tersebut.
3. Sempat dilaporkan hilang

Sebelumnya diberitakan, seorang pria Gorontalo, Hamzah Sahari (71), datang jauh ke Makassar untuk mencari putri sulungnya yang hilang sejak September 2025. Namun saat mencoba melaporkan kehilangan anaknya di Polsek Panakkukang, ia mengaku laporannya belum diterima oleh pihak kepolisian dengan alasan anaknya sudah dewasa.
Hamzah merupakan pensiunan guru yang tinggal di Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Ia datang ke Makassar demi mencari keberadaan anaknya, Siti Sahida Sahari (28) yang sudah berbulan-bulan tidak dapat dihubungi.
“Laporan saya tidak diterima sama bapak polisi. Dia bilang anak saya sudah dewasa dan bukan orang dengan gangguan mental, jadi belum bisa dibuat laporan,” kata Hamzah, Kamis (12/3/2026).


















