Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PJT I Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Dua Wilayah Sungai Sulsel

Kota Makassar
PJT I Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air di Dua Wilayah Sungai Sulsel
Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang. (Dok. Istimewa)
  • PJT I mendapat penugasan mengelola WS Pompengan Larona dan WS Saddang melalui Keppres Nomor 9 Tahun 2026, diawali sosialisasi bersama Kementerian PU dan pemangku kepentingan.
  • Perbedaan karakter sungai dan pola hujan mendorong pengelolaan spesifik, terutama pengaturan ketersediaan serta alokasi air saat El Nino demi mendukung peran Sulsel sebagai lumbung beras.
  • PJT I menyiapkan studi, mitigasi banjir, rehabilitasi lahan, konservasi, dan Smart Water Management System, sambil memperkuat koordinasi serta kepatuhan perizinan pengguna sumber daya air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang. Penugasan tersebut merupakan bagian dari penambahan wilayah kerja PJT I berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026.

Sebagai tahap awal, PJT I bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) telah menggelar sosialisasi Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 pada 23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan tugas dan peran PJT I sekaligus membangun koordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang, pemerintah daerah, pengguna sumber daya air, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

  1. 1. Dua wilayah sungai punya karakteristik berbeda

    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Su
    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang. (Dok. Istimewa)

    Kepala Divisi Jasa ASA WS Pompengan Larona dan Saddang Perum Jasa Tirta I, Indra, mengatakan kedua wilayah sungai memiliki karakteristik berbeda. Perbedaan tersebut, termasuk pola hujan, membuat pengelolaan sumber daya air perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

    “Dua wilayah sungai di Sulawesi Selatan ini memiliki karakter yang sangat berbeda. Pola hujannya juga berbeda, sehingga pendekatan pengelolaannya perlu disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah. Karena itu, kami akan memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan sumber daya air dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Indra dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

    Salah satu perhatian utama adalah ketersediaan dan pengaturan alokasi air, khususnya di tengah kondisi El Nino. Hal tersebut dinilai strategis karena Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah yang berperan sebagai lumbung beras untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

  2. 2. PJT I siapkan pengendalian banjir hingga konservasi

    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Su
    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang. (Dok. Istimewa)

    Selain ketersediaan air, PJT I akan memperhatikan sejumlah persoalan lain di kedua wilayah sungai, seperti sedimentasi serta kelestarian ekosistem sungai dan kawasan tangkapan air di bagian hulu. Pengelolaan sumber daya air akan mengacu pada lima pilar, yakni konservasi, pendayagunaan, pengendalian daya rusak air, pengembangan sistem informasi sumber daya air, serta pemberdayaan dan peran serta masyarakat.

    Pada tahap awal, PJT I telah menyiapkan sejumlah kegiatan, termasuk penyusunan kajian atau studi pengelolaan sumber daya air. Perusahaan juga menyiapkan rencana kegiatan pengendalian dan mitigasi banjir serta rehabilitasi dan konservasi lahan.

    PJT I juga akan mengaplikasikan Smart Water Management System (SWMS) untuk mendukung pengelolaan sumber daya air di WS Pompengan Larona dan WS Saddang. Sistem tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sumber daya air berbasis informasi dan kondisi wilayah.

  3. 3. Perkuat koordinasi dengan pemerintah dan pengguna SDA

    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Su
    Perum Jasa Tirta I (PJT I) memperkuat perannya dalam pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Selatan dengan mendapat penugasan di Wilayah Sungai (WS) Pompengan Larona dan WS Saddang. (Dok. Istimewa)

    Dalam pelaksanaannya, PJT I akan memperkuat koordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten/kota, masyarakat, serta para pengguna sumber daya air. Koordinasi juga diarahkan untuk mendorong pengguna SDA yang telah maupun belum memiliki izin agar memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

    Berbekal pengalaman selama 36 tahun dalam pengelolaan sumber daya air, PJT I akan membawa kompetensi, pengalaman operasional, serta sistem pengelolaan yang telah dikembangkan perusahaan. Kehadiran PJT I di WS Pompengan Larona dan WS Saddang menjadi bagian dari komitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

    Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pengelolaan sumber daya air diharapkan dapat menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan wilayah. Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, air, dan energi nasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More