- Malaysia: 680 kunjungan (mendominasi 52,07 persen).
- Singapura: 90 kunjungan (6,89 persen).
- Tiongkok: 50 kunjungan (3,83 persen).
- Prancis: 43 kunjungan (3,29 persen).
- Amerika Serikat: 41 kunjungan (3,14 persen).
Wisman ke Sulsel Naik 37 Persen, tapi Okupansi Hotel Bintang Turun

Makassar, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan baru merilis data terbaru mengenai denyut pariwisata di Sulawesi Selatan untuk periode November 2025. Hasilnya menunjukkan tren yang cukup kontras antara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan tingkat keterisian hotel.
Berdasarkan data yang dirilis pada Senin (5/1/2026), meski jumlah wisman mengalami kenaikan tahunan yang signifikan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang justru sedikit melesu. Berikut fakta-fakta menarik seputar pariwisata Sulsel yang perlu kamu tahu!
1. Kunjungan turis asing naik drastis secara tahunan

Sektor pariwisata Sulsel patut berbangga jika melihat data tahunan (year-on-year). Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada November 2025 tercatat sebanyak 1.306 kunjungan. Angka ini melonjak tajam sebesar 37,91 persen dibandingkan November 2024 yang hanya 947 kunjungan.
Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Oktober 2025), jumlah ini sebenarnya mengalami penurunan sebesar 16,55 persen dari 1.565 kunjungan.
2. Wisatawan asal Malaysia masih mendominasi

Dari ribuan wisman yang datang ke Sulsel, warga negara tetangga masih menjadi "pelanggan" tetap. Berikut adalah lima negara asal wisman terbanyak selama November 2025:
3. Okupansi hotel bintang justru melesu

Berbanding terbalik dengan kenaikan jumlah wisman tahunan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulsel pada November 2025 tercatat sebesar 53,00 persen. Angka ini turun 1,24 poin dibandingkan November 2024 yang mencapai 54,24 persen.
Jika dilihat lebih detail, hotel bintang 4 menjadi yang paling favorit dengan TPK mencapai 58,45 persen, disusul hotel bintang 2 sebesar 54,82 persen. Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) gabungan antara asing dan domestik berada di angka 1,57 hari.
4. Pergerakan wisatawan nusantara capai jutaan perjalanan

Tak hanya turis asing, pergerakan wisatawan domestik juga sangat masif. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sulawesi Selatan pada November 2025 mencapai 3.290,31 ribu perjalanan.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang sehat sebesar 25,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menandakan bahwa daya tarik wisata lokal bagi masyarakat Indonesia masih sangat kuat.
Aktivitas di Pintu Kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga mencatatkan pertumbuhan positif. Tercatat ada 13.008 perjalanan wisatawan nasional yang melalui bandara ini, naik 2,02 persen dibandingkan November tahun lalu.


















