Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa (tengah) mengantisipasi kecurangan pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. (Dok. IDN Times/Unhas)
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyambut capaian ini sebagai bukti konsistensi institusi dalam memperbaiki kualitas akademik dan reputasi internasional. Ia menyebut hasil tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh unsur kampus.
“Pencapaian ini membuktikan konsistensi Unhas dalam meningkatkan standar akademik, kualitas riset, inovasi, dan kolaborasi internasional menuju universitas kelas dunia. Kenaikan 111 peringkat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen universitas yang selama ini terus berupaya menghadirkan kinerja terbaik di berbagai bidang,” ujar Jamaluddin.
Menurutnya, QS World University Rankings menjadi instrumen evaluasi yang cukup komprehensif karena mengukur banyak aspek sekaligus. Hal itu membuat peningkatan yang diraih Unhas tidak sekadar menunjukkan keunggulan pada satu bidang tertentu, tetapi kemajuan institusi secara menyeluruh.
“QS WUR melibatkan banyak indikator yang saling terkait. Karena itu, peningkatan yang dicapai Unhas saat ini merupakan refleksi dari kolaborasi seluruh unsur universitas, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga para mitra strategis yang terus mendukung pengembangan institusi,” katanya.
Ia berharap capaian ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan tinggi di Unhas. Ke depan, kampus tersebut akan terus memperluas kolaborasi internasional dan memperkuat produktivitas riset.