Makassar, IDN Times - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menanggapi informasi pimpinan perguruan tinggi atau rektor dipaksa membuat pernyataan memuji kepada Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. Menurut Anies, jika hal itu benar terjadi maka akan sia-sia belaka.
Anies menilai, tidak ada pihak yang bisa memaksa orang lain untuk memuja-muji satu orang jika itu tidak berasal dari hati nurani.
"Ya gini, sekarang ini era untuk mengungkapkan pandangan secara otentik," kata Anies menjawab pertanyaan jurnalis usai mengikut Kampanye Akbar Partai Nasdem di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (6/2/2024).
