Pria Asal NTT Ditemukan Tewas di Makassar, Ada Luka pada Wajah Korban

- Seorang sopir ekspedisi asal NTT bernama Andrerias Umbujala ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kostnya di Makassar dengan luka di wajah diduga akibat hantaman benda tumpul.
- Pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti termasuk cangkul di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan serta pemeriksaan forensik untuk memastikan dugaan pembunuhan.
- Korban diketahui baru tiga bulan tinggal di kost bersama rekannya berinisial YT dan terakhir terlihat pada Minggu sore sebelum ditemukan meninggal dunia keesokan paginya.
Makassar, IDN Times - Seorang pria bernama Andrerias Umbujala (54) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi perusahaan swasta di Makassar, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kostnya.
Peristiwa dugaan pembunuhan ini terjadi Jalan Lanraki Baru, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/7/2026). Korban ditemukan dengan kondisi luka di wajahnya diduga akibat hantaman benda tumpul.
1. Ditemukan barang bukti

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan mengatakan, di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa barang bukti, termasuk cangkul, langsung kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor).
"Untuk dugaan pembunuhan iya ada, tapi itu masih dugaan awal. Kita masih melakukan penyelidikan dan melakukan pendalaman," ucap Setiawan kepada wartawan.
2. Kost sekitar tiga bulan bersama temannya

Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Polda Sulsel telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kalau kondisi korban saat ditemukan itu dalam posisi tertidur tapi memang ada luka terbuka di bagian wajah," ujarnya.
Ketua RT, Juni Wandai (38) mengungkapkan, berdasarkan pengakuan pemilik kost korban bersama seorang rekannya yang juga sopir baru tinggal kurang lebih tiga bulan. Ia juga mengaku tak pernah mendengar ada keributan selama korban tinggal kost tersebut.
"Tidak ada cekcok, aktivitasnya kerja saja, pagi pergi, pulang malam," ungkap Juni.
3. Korban terakhir terlihat pada minggu sore

Sementara itu, sepupu korban, Marcelinus Umbujala mengaku korban menempati kamar tersebut bersama seorang teman berinisial YT. Ia mengatakan terakhir melihat korban pada Minggu (5/7/2026) sore. Marcelinus pun kaget saat korban ditemukan pagi tadi dalam kondisi meninggal dunia.
"Begitu saya masuk, pintunya sudah terbuka, kipas anginnya menyala, darah di kasur dan lantai," pungkasnya.



















