Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BAZNAS Makassar Sembelih 100 Hewan Dam untuk 664 Jemaah Haji

BAZNAS Makassar Sembelih 100 Hewan Dam untuk 664 Jemaah Haji
ilustrasi hewan sembelih. (unsplash.com/Ismail Hasan)
Intinya Sih
  • Sebanyak 664 jemaah haji asal Makassar menunaikan dam melalui penyembelihan 100 hewan di RPH Tamangapa Antang, menjadi pelaksanaan perdana yang difasilitasi pemerintah di dalam negeri.
  • BAZNAS Makassar melibatkan 13 KBIHU dalam proses penyembelihan yang dilakukan di RPH bersertifikat halal dan higienis, memastikan seluruh tahapan sesuai syariat serta standar kebersihan.
  • Daging hasil pemotongan dam dikemas secara higienis dan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Makassar sebagai bentuk kepedulian sosial BAZNAS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan memantau langsung pelaksanaan pemotongan dam bagi jemaah haji asal Kota Makassar di Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa Antang, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kebijakan baru pemerintah yang untuk pertama kalinya memfasilitasi pembayaran dam di dalam negeri.

Pemantauan dilakukan oleh Ketua Tim Pengendalian Haji dan Umrah Bidang Bina Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Sulsel, Rizkayadi, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel. Pemotongan dam dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

1. Sebanyak 664 jemaah haji tunaikan dam di Makassar

IMG-20260701-WA0589.jpg
Kedatangan jemaah haji Kloter 43 di Asrama Haji Sudiang, Rabu (1/7/2026). (Dok. PPIH Embarkasi Makassar)

Sebanyak 664 jemaah haji asal Kota Makassar menunaikan kewajiban dam melalui penyembelihan hewan kurban di RPH Tamangapa Antang. Hewan yang disembelih terdiri atas 94 ekor sapi dan enam ekor kambing.

Dalam pelaksanaannya, satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh jemaah sesuai ketentuan fikih haji. Seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan melibatkan fasilitas rumah potong hewan yang dinilai memenuhi standar kebersihan dan syariat.

Rizkayadi mengatakan pelaksanaan dam di Indonesia merupakan yang pertama kali difasilitasi pemerintah. Menurutnya, pada musim haji 2026 pemerintah memberikan dua pilihan kepada jemaah untuk menunaikan dam, yakni di Tanah Suci maupun di Tanah Air.

"Pemotongan Dam yang pertama dilakukan di dalam negeri oleh pemerintah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang mempercayakan pelaksanaan penyembelihan kepada BAZNAS Kota Makassar.

"Semoga kegiatan ini tahun depan dapat lebih baik lagi dari tahun ini karena jumlah jemaah khususnya Kota Makassar lebih banyak lagi," katanya.

Rizkayadi turut menyampaikan permohonan maaf Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, yang tidak dapat menghadiri kegiatan karena mengikuti Rapat Evaluasi Haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Jakarta.

2. BAZNAS libatkan 13 KBIHU

ilustrasi penyembelihan hewan kurban
ilustrasi penyembelihan hewan kurban (pexels.com/Monirul Islam)

Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM Ashar Tamanggong, menjelaskan penyembelihan dam merupakan kewajiban bagi jemaah yang melaksanakan haji tamattu dan qiran maupun yang melakukan pelanggaran tertentu selama ibadah haji.

"Untuk musim haji tahun 2026 ini, Baznas Kota Makassar bersyukur lantaran, diberi amanah dan kepercayaan sebagai perantara penyembelihan DAM haji," ujarnya.

Ia mengatakan pelaksanaan dam tahun ini melibatkan 13 KBIHU yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Sulawesi Selatan.

Menurut Ashar, pemotongan dilakukan di RPH Kota Makassar karena memiliki fasilitas yang lengkap, higienis, serta memenuhi prinsip halal. Setelah proses penyembelihan, daging akan dikemas secara higienis sebelum disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai kantong kemiskinan di Kota Makassar.

3. Daging dam disalurkan kepada masyarakat miskin

Daging sapi
ilustrasi daging sapi (pexels.com/Boys in Bristol Photography)

Ashar menilai pelaksanaan penyembelihan dam dalam jumlah besar menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Kota Makassar sebagai lembaga pengelola zakat.

"Kepercayaan penyembelihan sapi dan kambing dalam jumlah besar kali ini membuktikan bahwa, BAZNAS Makassar terus bertransformasi menjadi lembaga amil terpercaya, amanah, dan solutif," tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kanwil Kemenhaj Sulawesi Barat, Kantor Kemenhaj Kota Makassar, BAZNAS Sulawesi Selatan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar, BAZNAS Kota Makassar, serta sejumlah perwakilan KBIHU.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More