Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Munafri Minta Semua Camat di Makassar Siapkan Nobar Piala Dunia

Munafri Minta Semua Camat di Makassar Siapkan Nobar Piala Dunia
Nonton bareng Piala Dunia 2026 di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Selasa dini hari (7/7/2026). (dok. Humas Pemprov Sulsel)
Intinya Sih
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan 15 camat menggelar nobar Piala Dunia 2026 untuk memberdayakan UMKM dan PKL serta menggerakkan ekonomi masyarakat di tiap kecamatan.
  • Nobar dijadwalkan setiap akhir pekan agar tidak mengganggu pelayanan pemerintahan, sekaligus menindaklanjuti surat edaran Kemendagri yang mendorong pelibatan UMKM dalam kegiatan publik.
  • Pemkot Makassar menyiapkan nobar final berskala besar di Lapangan Karebosi dengan koordinasi Dispora, sebagai ajang hiburan sekaligus penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan omzet UMKM dan PKL.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Kegiatan tersebut harus melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL) guna menggerakkan ekonomi masyarakat.

Instruksi tersebut menyusul Piala Dunia 2026 yang telah memasuki babak perempat final. Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan nobar di setiap kecamatan.

"Saya minta seluruh camat di 15 kecamatan menyiapkan lokasi nobar di wilayahnya masing-masing. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM,"  kata Munafri, Rabu (8/7/2026).

1. Nobar digelar setiap akhir pekan

IMG-20260708-WA0033.jpg
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Dok. Pemkot Makassar)

Munafri mengatakan kegiatan nobar akan mulai digelar pada akhir pekan ini. Pelaksanaannya dijadwalkan setiap Sabtu dan Minggu agar tidak mengganggu pelayanan pemerintahan di kantor kecamatan maupun kelurahan.

Munafri menjelaskan penyelenggaraan nobar merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang menginstruksikan pemerintah daerah memfasilitasi nonton bareng Piala Dunia 2026. Surat edaran tersebut juga mengarahkan pemerintah daerah melibatkan UMKM sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal.

"Selama ini, ada beberapa titik di Makassar. Tapi, tentu kita Pemkot Makassar siap menindaklanjuti instruksi tersebut lebih bagus," katanya. 

2. PKL diminta ikut berjualan di lokasi nobar

Ilustrasi PKL (IDN Times/Febriana Sinta)
Ilustrasi PKL (IDN Times/Febriana Sinta)

Menurut Munafri, Pemkot Makassar akan menyiapkan titik-titik nobar di ruang publik dengan menggandeng berbagai perangkat daerah. Pelaksanaannya juga melibatkan dinas yang membidangi UMKM, koperasi, perdagangan, dan penataan PKL.

Selain itu, dia meminta pemerintah kecamatan mengundang para PKL untuk berjualan di sekitar lokasi nobar. Kebijakan tersebut diharapkan memberi kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan dari ramainya masyarakat yang menyaksikan pertandingan.

"Kita ingin para pedagang ikut merasakan manfaat dari ramainya masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan. Ini adalah bentuk pemberdayaan sekaligus dukungan kepada PKL agar usahanya semakin berkembang," katanya.

3. Pemkot siapkan nobar final di Lapangan Karebosi

Ilustrasi nobar.(IDN Times/Naufal Fathahillah)
Ilustrasi nobar.(IDN Times/Naufal Fathahillah)

Pemkot Makassar juga menyiapkan nobar skala besar untuk pertandingan final Piala Dunia 2026. Salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah Lapangan Karebosi yang akan dipersiapkan untuk menampung ribuan penonton.

Persiapan teknis kegiatan tersebut akan dikoordinasikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar. Dispora akan bekerja sama dengan perangkat daerah terkait dalam pelaksanaannya.

"Melalui kegiatan nobar final ini, kita berharap tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan omzet UMKM dan PKL. Serta menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di setiap kecamatan," kata Munafri.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More