Wakili Sulsel, Perspin U-10 Tanggung Biaya Sendiri ke Ajang Nasional

- Tim Perspin U-10 asal Sulsel harus menanggung biaya sendiri ke Festival Grassroots Piala Presiden 2026 karena tidak mendapat bantuan dari pemerintah maupun Asprov PSSI Sulsel.
- Mahasiswa Pinrang di Yogyakarta menyambut dan memberi dukungan moral kepada tim, berharap perjuangan mereka jadi perhatian agar atlet muda tak lagi bergantung pada dana pribadi.
- Dispora Sulsel menjelaskan bantuan pemerintah hanya bisa disalurkan melalui induk organisasi seperti PSSI atau KONI, dengan syarat klub melapor dan mengikuti mekanisme resmi.
Makassar, IDN Times - Tim Perspin U-10 yang mewakili Sulawesi Selatan pada Seri Nasional Festival Grassroots Piala Presiden 2026 di Yogyakarta, terpaksa menanggung sendiri biaya keberangkatan setelah tidak mendapat bantuan dari pemerintah maupun Asprov PSSI Sulsel.
Agar tidak gagal tampil di ajang nasional, seluruh biaya perjalanan akhirnya ditanggung oleh orang tua pemain. Sebab tim hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat setelah dipastikan lolos ke putaran nasional.
Demi menjaga mimpi para pemain tetap berlaga di tingkat nasional, seluruh biaya perjalanan dari Makassar ke Yogyakarta akhirnya ditanggung secara mandiri menggunakan dana pribadi salah satu orang tua pemain.
1. Orang tua pemain jadi penyelamat keberangkatan tim

Salah seorang orang tua pemain, Ernayanti Adham, menjelaskan pengumuman kelolosan baru diterima saat tim berada di Maros. Beberapa hari kemudian, skuad sudah harus berangkat dari Makassar menuju Yogyakarta.
Meski perjalanan dari Pinrang ke Makassar sempat difasilitasi KONI Kabupaten Pinrang, bantuan untuk keberangkatan menuju Yogyakarta tidak lagi diberikan.
Ernayanti mengaku kecewa karena tidak ada dukungan dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun Asprov PSSI Sulsel untuk keberangkatan tim ke ajang nasional.
"Keberangkatan dari Makassar ke Jogja itu tidak ada perhatian dari Pemda atau Pemprov, terkhusus dari Asprov PSSI Sulsel," kata Ernayanti dalam keterangannya kepada IDN Times, Selasa.
2. Mahasiswa Pinrang di Yogyakarta beri dukungan

Di tengah minimnya dukungan pemerintah, rombongan Perspin U-10 mendapat sambutan dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Pinrang Sulawesi Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (IPMAPI Sulsel DIY).
Ketua Umum IPMAPI Sulsel DIY, A. Zulfikri Kholil (Anzoel), menilai para pemain layak mendapatkan perhatian lebih karena telah membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
"Para pemain ini sangat pantas mendapatkan perhatian lebih. Mereka telah berjuang dan membanggakan nama Sulawesi Selatan. Peran para pemangku kebijakan sangat dibutuhkan agar pembinaan sepak bola usia dini bisa terus berkembang," ujarnya.
Ia berharap perjuangan Perspin U-10 menjadi perhatian pemerintah dan federasi agar ke depan atlet usia dini tidak lagi harus mengandalkan dana pribadi untuk mewakili daerah di kompetisi nasional.
3. Dispora Sulsel sebut bantuan harus melalui induk organisasi

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel menjelaskan pemerintah provinsi tidak dapat memberikan bantuan langsung kepada klub. Menurutnya, penyaluran dukungan harus melalui induk organisasi olahraga, seperti PSSI maupun KONI.
"Iya, karena kami di pemerintah provinsi itu tidak langsung ke klub. Kami melalui induknya, yaitu PSSI atau KONI. Klub berada di bawah naungan PSSI kabupaten atau kota," ujarnya kepada IDN Times.
Ia menjelaskan, setiap pengajuan bantuan harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Pengurus klub atau induk organisasi diminta menyampaikan laporan mengenai keikutsertaan dalam turnamen beserta kebutuhan yang diperlukan.
"Yang penting pengurusnya datang melapor, mau ikut turnamen apa dan apa keperluannya. Insya Allah pemerintah tidak akan pernah lepas tanggung jawab kalau memang berprestasi," katanya.
Menurutnya, Pemprov Sulsel juga memiliki berbagai bentuk dukungan bagi atlet berprestasi, mulai dari bantuan keberangkatan hingga penghargaan setelah meraih prestasi.
"Kalau memang mekanismenya terpenuhi, kami akan memberikan dukungan untuk keberangkatan. Bahkan saat juara, kami pasti memberikan penghargaan. Kami juga memberikan beasiswa sekolah dan berbagai bantuan dari pemerintah," tutupnya.


















