Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ojol Diduga Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar

Ojol Diduga Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar
Tangkapan layar video pekerja ojek online (ojol) di Makassar diduga dianiaya pengantar jenazah, Senin (6/7/2026). Istimewa
Intinya Sih
  • Seorang pengemudi ojol di Makassar diduga dianiaya saat membantu mengawal ambulans yang membawa bayi darurat, setelah terjadi kesalahpahaman dengan rombongan pengantar jenazah.
  • Korban bernama Leonardus Apriyanto mengalami luka di bagian mulut dan motornya rusak akibat dugaan pemukulan oleh sejumlah orang dari rombongan tersebut.
  • Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tamalanrea dan kini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban penganiayaan saat mengawal ambulans yang membawa bayi dalam kondisi darurat di Kota Makassar, Senin (6/7/2026). Peristiwa yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di sekitar Pintu 2 Unhas, Kecamatan Tamalanrea, itu viral di media sosial dan kini telah dilaporkan ke polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban membantu membuka jalan bagi ambulans agar bisa segera melintas menuju rumah sakit. Di waktu yang hampir bersamaan, dari arah lain melintas rombongan pengantar jenazah.

1. Korban mengawal ambulans pasien darurat

ilustrasi mobil ambulans (unsplash.com/Anthony Maw)
ilustrasi mobil ambulans (unsplash.com/Anthony Maw)

Diduga terjadi kesalahpahaman karena rombongan pengantar jenazah tersebut merasa jalurnya terhalangi oleh pengemudi ojol yang mengawal ambulans. Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut.

Cekcok itu diduga berujung pada aksi pemukulan terhadap pengemudi ojol. Peristiwa tersebut terekam dalam video dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

2. Korban mengaku luka di bagian mulut

Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Dalam video yang beredar, pengemudi ojol yang diduga menjadi korban mengaku motornya ditendang oleh sejumlah orang dari rombongan pengantar jenazah hingga mengalami kerusakan.

"Kawal ka ambulans om, sama temanku natendang motorku," ujar korban dalam video yang beredar.

Sementara itu, perekam video juga menyebut korban mengalami luka di bagian mulut akibat dugaan penganiayaan tersebut.

"Berdarah giginya," ucap pria yang merekam kejadian.

3. Polisi terima laporan, kasus masih diselidiki

Barang bukti berupa borgol yang digunakan pelaku. (IDN Times/istimewa),
Barang bukti berupa borgol yang digunakan pelaku. (IDN Times/istimewa),

Peristiwa ini menuai banyak reaksi dari warganet. Sebagian besar mengecam dugaan aksi kekerasan terhadap pengemudi ojol yang sedang mengawal ambulans pembawa pasien darurat.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polsek Tamalanrea. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban.

"Sementara diterima laporannya," kata Mustari Alam saat dikonfirmasi.

Mustari mengatakan, laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Korban diketahui bernama Leonardus Apriyanto (18).

"Sementara lidik (penyelidikan)," pungkasnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More