Comscore Tracker

Usai OTT, Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUTR Sulsel

Kantor Dinas PUTR disegel usai penangkapan Nurdin Abdullah

Makassar, IDN Times - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, di Jalan AP Pettarani Makassar, Selasa (2/3/2021).

Penggeledahan berselang tiga hari usai KPK menangkap Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat. Edy, bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, diduga menerima suap dan gratifikasi dari rekanan kontraktor untuk memuluskan proyek pengerjaan infrastruktur.

Alwi, seorang petugas keamanan yang berjaga di Kantor PUTR, membenarkan soal penggeledahan oleh penyidik KPK.

"Iya ada enam personel KPK geledah kantor PU ini, mereka datang sejak pukul 10 pagi. Sekarang masih berlangsung pemeriksaan," kata Alwi, Selasa siang.

Baca Juga: Tak Terlihat Usai OTT KPK, di Mana Rudy Kadis PUTR Sulsel?

1. Ruang kerja kepala dinas turut digeledah

Usai OTT, Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUTR SulselSuasana di dalam Kantor PUTR Sulsel saat digeledah KPK, Selasa (2/3/2021). IDN Times/Asrhawi Muin

Penyidik KPK tak cuma menggeledah ruangan Edy Rahmat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik juga memasuki ruang Kepala Dinas, Rudy Djamaluddin, yang juga eks Pj Wali Kota Makassar.

"Ruangan Kepala Dinas di periksa juga," kata Alwi.

2. Kantor PUTR disegel setelah OTT

Usai OTT, Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUTR SulselKantor Dinas PUTR Sulsel disegel. IDN Times/Asrhawi Muin

Kantor Dinas PUTR Sulsel disegel tak lama setelah operasi tangkap tangan (OTT) di Makassar. Karena kantor disegel, tidak ada satu pun pegawai yang diperbolehkan masuk.

Belum ada keterangan soal apa saja yang digeledah penyidik KPK. Penggeledahan masih berlangsung hingga berita dihimpun, sekitar pukul 13.00 Wita.

3. Kepala Dinas kabarnya berada di Jakarta

Usai OTT, Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUTR SulselKepala Dinas PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin. Humas Pemkot Makassar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan Rudy Djamaluddin, tak terlihat di hadapan publik sejak operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Makassar.

Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat termasuk satu dari enam yang ditangkap dari OTT di Makassar. Belakangan Edy menjadi tersangka bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, karena diduga menerima suap dan gratifikasi.

IDN Times berupaya menghubungi Rudy usai OTT KPK di Makassar, untuk mengonfirmasi keterlibatan sekretaris dinasnya. Namun dia tak menanggapi sambungan telepon, begitu pula obrolan lewat pesan singkat.

Pada pagi hari ini, Senin (1/3/2021), Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengumpulkan pejabat-pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulsel di kegiatan coffee morning. Pada acara itu Rudy kembali tak terlihat, namun Sudirman memberikan petunjuk soal keberadaan sang kepala dinas.

"Beliau (Rudy) ke Jakarta. Tadi sudah melapor sama saya," kata Sudirman.

Baca Juga: Tsamara Kecewa ke Nurdin Abdullah: Saya Dulu Percaya Dia Tokoh Bersih

Topic:

  • Ashrawi Muin
  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya