Tender Dibuka, Stadion Untia Makassar Siap Masuk Tahap Konstruksi

- Pagu anggaran sebesar Rp7 miliar, dengan HPS mencapai Rp6,9 miliar
- Kualitas sebagai prioritas utama dalam proses seleksi, dengan skema evaluasi bobot teknis 80% dan bobot biaya 20%
- Peserta tender wajib memiliki NIB dengan KBLI 71102, SBU jasa manajemen proyek konstruksi, berstatus wajib pajak aktif, serta legalitas perusahaan yang lengkap
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar resmi membuka proses tender manajemen konstruksi (MK) pembangunan Stadion Untia melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar. Pengumuman tender tercatat pada 31 Desember 2025 dan dibiayai melalui APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan proses tender pembangunan Stadion Untia tengah berlangsung. Seluruh tahapan berjalan mengacu pada ketentuan dan prosedur yang berlaku.
"Iye, sudah dibuka proses tender seleksi MK (manajemen konstruksi)," kata Zuhaelsi, Minggu (4/1/2026).
1. Pagu anggaran sebesar Rp7 miliar

Berdasarkan data pada sistem pengadaan nasional, paket tender pembangunan Stadion Untia Makassar tercatat dengan kode 10107750000. Pemerintah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp7 miliar, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp6,9 miliar.
Dalam proses seleksi, pemerintah menempatkan kualitas sebagai prioritas utama. Skema evaluasi menerapkan bobot teknis 80 persen dan bobot biaya 20 persen. Mekanisme e-reverse auction tidak diterapkan guna menjaga mutu dan profesionalitas hasil pekerjaan.
"Langkah ini, bentuk keseriusan pemerintah Kota dalam memastikan seluruh proses pembangunan stadion Untia berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Zuhaelsi.
Sejumlah persyaratan ketat juga diberlakukan bagi penyedia jasa. Peserta tender wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 71102, Sertifikat Badan Usaha (SBU) jasa manajemen proyek konstruksi, berstatus wajib pajak aktif, serta memiliki legalitas perusahaan yang lengkap.
2. Feasibility study rampung sejak 2025

Zuhaelsi menegaskan bahwa seluruh tahapan awal pembangunan stadion telah melalui proses kajian yang matang. Feasibility Study (FS) pembangunan Stadion Untia telah dirampungkan pada 2025 dan menjadi dasar utama sebelum proyek masuk ke tahap konstruksi fisik.
"Feasibility Study ini merupakan dokumen kajian awal yang bersifat komprehensif. Di dalamnya mencakup kelayakan teknis, ekonomis, finansial, sosial, lingkungan, hingga aspek regulasi, sehingga menjadi pijakan kuat sebelum masuk ke tahap konstruksi," jelasnya.
Penyelesaian FS memastikan pembangunan stadion tidak hanya layak secara teknis. Kajian tersebut juga memberi dasar agar proyek berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Makassar.
3. Persiapan dimulai sejak akhir 2025

Zuhaelsi menegaskan bahwa tahapan persiapan pembangunan stadion telah berjalan sejak 2025. Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas PU menyusun dokumen pengadaan sejak November hingga Desember 2025 sebagai bagian dari proses seleksi manajemen konstruksi.
"Sejak November sampai Desember 2025, kami menyusun dokumen persiapan pengadaan untuk seleksi manajemen konstruksi. Pada Desember dilakukan proses seleksi, sehingga waktu pelaksanaan bisa lebih dioptimalkan," jelasnya.
Percepatan tahapan awal ditujukan agar pembangunan Stadion Untia dapat berjalan efektif sejak awal 2026. Upaya tersebut untuk meminimalkan kendala administratif saat pelaksanaan konstruksi dimulai.
"Pembangunan stadion Untia masuk program proyek strategis Pemkot 2026, dan telah dipastikan masuk ke tahap awal konstruksi fisik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun," kata Zuhaelsi.

















