Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Temuan Mayat di Makassar, Warga Mengira Tikus Mati

Temuan Mayat di Makassar, Warga Mengira Tikus Mati
Garis polisi di rumah penemuan mayat di Makassar. (Istimewa)
Share Article

Makassar, IDN Times - Seorang warga ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah di Jalan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Minggu sore (10/7/2022).

Mayat yang ditemukan diidentifikasi sebagai pria bernama M Ilham Pence Kaligis (68). Jasadnya ditemukan warga setempat pukul 16.55 Wita.

"Tetangga korban yang pertama temukan," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando K Sambolangi kepada IDN Times, Senin (11/7/2022).

1. Tetangga mengira tikus mati

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Berdasarkan pengakuan saksi yang juga tetangga korban, awalnya mereka mencium bau busuk di sekitar rumah. Seorang warga yang kemudian menemukan seekor tikus mati.

Setelah penemuan tikus itu, warga masih mencium bau busuk. Kali ini bau bersumber dari dapur rumah korban.

"Saksi mengetuk pintu rumah korban dan tidak ada orang. Bau itu semakin kuat, saksi masuk dan menemukan (tubuh) korban itu sudah mulai menghitam," ujar AKP Lando.

2. Diduga sudah meninggal lebih dari sehari

Tim Infasi Polrestabes Makassar dan anggota TNI saat mengevakuasi mayat. (Istimewa)
Tim Infasi Polrestabes Makassar dan anggota TNI saat mengevakuasi mayat. (Istimewa)

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi, saksi dan tetangga lain pun melaporkan ke polisi. Tim Identifikasi dari Polrestabes segera datang dan mengambil alih lokasi.

Lando menyebutkan, mayat ditemukan di dapur rumah dalam kondisi terlentang dengan wajah menengadah ke atas. Badan dan wajah mayat itu mulai membengkak.

"Ini diduga korban sudah meninggal sehari atau dua hari lebih, mulai menghitam," Lando menjelaskan.

3. Keluarga menolak autopsi

Ilustrasi korban di rawat petugas medis (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi korban di rawat petugas medis (IDN Times/Sukma Shakti)

Setelah proses identifikasi oleh tim Dokpol Polda Sulsel dan Inafis, korban pun dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar keperluan visum.

"Mau dilakukan visum mayat dan autopsi tapi pihak keluarga menolak untuk autopsi jadi tidak diketahui penyebab kematian. Informasinya korban mengidap sakit paru-paru, jarang keluar rumah," kata Lando.

Share Article
Curated For You

Kayu Sitaan Negara di Makassar Dipakai untuk Presidensi G20

08 Jul 2022, 12:31 WIBNews
Topics
Editorial Team
Dahrul Lobubun
EditorDahrul Lobubun

Latest News Sulawesi Selatan

See More