Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov Sulsel Genjot Proyek Jalan 1.000 Km, Ini Perkembangannya

Pemprov Sulsel Genjot Proyek Jalan 1.000 Km, Ini Perkembangannya
Pemprov Sulsel percepat proyek jalan senilai Rp2,5 triliun, tangani 1.000 km ruas provinsi. (Dok. Pemprov Sulsel)
Intinya Sih
  • Pemprov Sulsel mempercepat proyek jalan senilai Rp2,5 triliun untuk menangani sekitar 1.000 km ruas jalan provinsi demi meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
  • Pekerjaan konstruksi mencakup pengecoran beton, pengaspalan, pembangunan drainase, talud, dan dinding penahan tanah di berbagai kabupaten seperti Gowa, Wajo, Soppeng, serta Sidenreng Rappang.
  • Paket 6 dengan anggaran Rp239 miliar dimulai di ruas Bua–Rantepao dan menargetkan peningkatan konektivitas sembilan daerah termasuk Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, hingga Kota Makassar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) infrastruktur jalan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Program senilai Rp2,5 triliun yang dibiayai melalui APBD itu menargetkan penanganan sekitar 1.000 kilometer ruas jalan provinsi.

Pembangunan tersebut menjadi salah satu program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

1. Pemprov percepat pengerjaan enam paket proyek jalan

IMG-20260227-WA0155.jpg
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. (IDN Times/Istimewa)

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan di berbagai daerah. Ia juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan proyek agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.

"Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki. Insya Allah semuanya akan ditangani secara bertahap. Yang kami harapkan adalah dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan," ujarnya.

Memasuki awal Juli 2026, berbagai pekerjaan konstruksi masih berlangsung di sejumlah titik. Pekerjaan meliputi pengecoran rigid beton, pengaspalan, pembangunan drainase, pemasangan talud, pemasangan u-ditch, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), hingga preservasi jalan.

2. Pekerjaan berlangsung di sejumlah ruas jalan strategis

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau proyek rehabilitasi Jalan Aroepala di poros Makassar-Gowa. (Dok. Humas Pempro
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau proyek rehabilitasi Jalan Aroepala di poros Makassar-Gowa. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Pada Paket 1, pekerjaan dilakukan di sejumlah ruas, antara lain Jalan Aroepala melalui pengecoran rigid beton, Jalan Tun Abdul Razak dengan pemasangan u-ditch, Jalan H.M. Yasin Limpo melalui pembangunan talud, ruas Burung-Burung–Bili-Bili dengan pengecoran bahu jalan, ruas Batas Kabupaten Gowa–Tondong melalui penghamparan lapis pondasi agregat (LPA), serta ruas Tanete–Tanaberu dengan pembangunan bahu jalan beton.

Sementara itu, Paket 3 difokuskan pada peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Wajo. Pekerjaan berupa overlay lapis aspal AC-BC berlangsung di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong dan ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Enrekang.

Pada Paket 4, pekerjaan meliputi pembangunan drainase di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung dan Doping–Atapange, preservasi jalan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung dan Impa-Impa–Anabanua, serta pembangunan talud di ruas Anabanua–Malake–Batas Kabupaten Sidenreng Rappang.

Adapun Paket 5 mencakup pengaspalan AC-BC di ruas Tanabanua–Sanrego–Palattae dan Ujung Lamuru–Palattae. Selain itu, dilakukan pembangunan drainase di ruas Bakung–Solo–Sampie serta pemasangan dinding penahan tanah di sejumlah titik ruas Ujung Lamuru–Palattae.

3. Paket 6 mulai dibangun, targetkan konektivitas sembilan daerah

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi melakukan groundbreaking pembangunan Paket
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi melakukan groundbreaking pembangunan Paket 6 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026). (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Pemerintah Provinsi Sulsel juga telah memulai pembangunan Paket 6 melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) di ruas Bua–Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, pada Sabtu (4/7/2026).

Ruas Bua–Rantepao merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu dengan nilai anggaran sekitar Rp239 miliar. Paket ini mencakup penanganan 20 ruas jalan yang tersebar di sembilan daerah, yakni Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan MYP diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan," ujarnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More