Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gempa Dangkal M4,7 di Majene, Dipicu Sesar Naik Selat Makassar

Gempa Dangkal M4,7 di Majene, Dipicu Sesar Naik Selat Makassar
Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • Gempa bumi tektonik M4,7 mengguncang Majene dan sekitarnya pada Kamis pagi, dengan episenter di laut selatan Polewali Mandar pada kedalaman 13 kilometer.
  • BMKG menyebut gempa dangkal ini dipicu aktivitas Sesar Naik Selat Makassar Segmen Somba dan dirasakan hingga Makassar serta Gowa dengan intensitas II–IV MMI.
  • Hingga pukul 08.35 WIB belum terdeteksi gempa susulan maupun laporan kerusakan, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari kanal BMKG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN TimesGempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Kamis (9/7/2026) pagi. Guncangan gempa turut dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.09 Wita. Hingga beberapa saat setelah kejadian, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

1. Episenter berada di laut selatan Polewali Mandar

BMKG mencatat gempa berkekuatan M4,7 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (9/7/2026). (Dok. BMKG Makassar)
BMKG mencatat gempa berkekuatan M4,7 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (9/7/2026). (Dok. BMKG)

BMKG mencatat episenter gempa berada di laut sekitar 50 kilometer sebelah selatan Polewali Mandar. Lokasinya berada pada koordinat 3,76 Lintang Selatan dan 119,02 Bujur Timur dengan kedalaman 13 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Naik Selat Makassar Segmen Somba.

"Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di Majene, Polewali Mandar, Parepare, dan Pinrang dengan skala intensitas III-IV MMI," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip IDN Times.

2. Getaran dirasakan hingga Makassar dan Gowa

Ilustrasi Gempa Bumi. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi Gempa Bumi. (IDN Times/Aditya Pratama)

Nasrol menjelaskan, wilayah Majene, Polewali Mandar, Parepare, dan Pinrang mengalami guncangan dengan intensitas III-IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," ujarnya.

Sementara itu, gempa juga dirasakan di Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kota Makassar, serta Kabupaten Gowa dengan intensitas II-III MMI. "Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah," kata dia.

3. BMKG: Belum ada gempa susulan, masyarakat diminta tetap tenang

Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi gempa bumi. (IDN Times/Sukma Shakti)

Nasral menyatakan hingga pukul 09.35 Wita, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Selain itu, belum terdapat laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi gempa melalui kanal komunikasi resmi BMKG.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ucapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More