Pemkot Makassar Temukan Dua Hewan Kurban Terinfeksi Cacing Hati

Makassar, IDN Times - Petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban Kota Makassar menemukan dua ekor sapi kurban terinfeksi cacing hati. Hal ini diketahui dari pemeriksaan kesehatan setelah pemotongan alias post mortem pada Senin 17 Juni 2024.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Evy Aprialti, menyebutkan sebanyak 1.856 ekor hewan kurban yang diperiksa. Dari jumlah tersebut terdiri dari 1.700 ekor sapi dan 156 ekor kambing.
"Terinfeksi cacing hati 2 ekor dan sehat 1.854 ekor," kata Evy, Selasa (18/6/2024).
1. Daging hewan berpenyakit sebaiknya tidak dibagikan

Terkait hewan kurban yang terkena cacing hati, Evy mengatakan pihaknya langsung memberikan tindakan. Evy mengatakan daging dari hewan tersebut bisa dikonsumsi hanya saja perlu dimasak lebih lama.
"Bisa dikonsumsi tapi masak/rebusnya lebih lama, atau jika amannya jangan dibagikan ke masyarakat dan dibuang bagian yang terdapat pengapuran akibat cacing," kata Evy.
2. Pemeriksaan post mortem hingga dua hari usai lebaran

Tim pemeriksa hewan kurban masih terus memeriksa daging hewan kurban yang telah disembelih. Pemeriksaan post mortem masih berlanjut hingga besok.
"Pemeriksaan sampai 2 hari setelah lebaran," kata Evy.
3. Pemeriksaan post mortem untuk identifikasi penyakit

Pemeriksaan post-mortem bertujuan mengidentifikasi adanya penyakit yang mungkin tidak terdeteksi pada pemeriksaan ante mortem. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia.
"Dengan adanya pemeriksaan ante mortem dan post-mortem yang ketat ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman, sehat, utuh dan halal kepada masyarakat yang akan melaksanakan kurban, sehingga proses ibadah dapat berjalan dengan khusyuk dan aman dari penyakit," katanya.



















