Tekan Pengangguran, Disnakertrans Sulsel Siapkan 4 Job Fair untuk 2026

- Disnakertrans Sulsel akan menggelar empat job fair sepanjang 2026 untuk menekan pengangguran dan mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan.
- Pelaksanaan job fair disesuaikan dengan momentum kelulusan sekolah dan kampus agar efektif menjangkau lulusan baru yang siap memasuki dunia kerja.
- Selain job fair, sekitar 30 ribu alumni SMA dan SMK akan mendapat pelatihan keterampilan guna meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri dan mendorong wirausaha muda.
Makassar, IDN Times - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan menyiapkan empat kali job fair sepanjang 2026 untuk menekan angka pengangguran di Sulawesi Selatan. Program ini menyasar lulusan SMA, SMK, hingga perguruan tinggi yang sedang mencari pekerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, mengatakan job fair menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas akses kerja bagi masyarakat, khususnya lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan.
"Kami punya perencanaan pembangunan ketenagakerjaan. Salah satunya yang kami lakukan adalah job fair selama empat kali selama tahun ini," kata Jayadi, Rabu (13/5/2026).
1. Disesuaikan momentum kelulusan

Pelaksanaan job fair disesuaikan dengan momentum kelulusan sekolah dan kampus. Penyesuaian ini bertujuan agar program tersebut lebih efektif menjangkau pencari kerja baru.
Karena itu, kata Jayadi, pihaknya menunggu momentum Mei hingga Juni saat para siswa sekolah menengah menyelesaikan masa kelulusan. Pada periode itu, sebagian lulusan juga telah mendaftar ke perguruan tinggi sehingga dapat dipetakan antara yang melanjutkan pendidikan dan yang langsung mencari kerja.
"Setelah itu kita tahu mana yang lolos, mana tidak lolos, mana yang memang hanya fokus untuk mendapatkan lapangan kerja, tapi harus dibarengi dengan skill yang baik," jelasnya.
2. Pelatihan 30 ribu alumni

Selain job fair, Disnakertrans Sulsel juga menyiapkan pelatihan keterampilan bagi sekitar 30 ribu alumni SMA dan SMK yang belum bekerja dalam tiga tahun terakhir. Program ini untuk meningkatkan kompetensi lulusan agar lebih siap memasuki dunia kerja atau membuka usaha mandiri.
"Untuk kita bekali tiga tahun terakhir mereka selesai kemudian tidak bekerja, diberikan keterampilan agar mereka siap masuk kerja atau menciptakan lapangan kerja," katanya.
Dalam hal ini, Disnakertrans menggandeng Dinas Pendidikan serta Balai Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI di Sulsel. Kerja sama ini juga melibatkan Balai Besar Pelatihan di Panaikang, Balai Pelatihan di Bantaeng, serta Balai Pelatihan dan Vokasi di Pangkep.
3. Fokus peningkatan skill

Jayadi menegaskan pelatihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan keterampilan lulusan. Program ini juga diarahkan agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mendorong munculnya wirausaha baru.
"Itu yang kami sudah lakukan, jadi di samping job fair dengan strategi melihat kapan mereka membutuhkan lapangan kerja, terutama saat lulusan perguruan tinggi maupun lulusan SMK," katanya.



















