Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gen Z Bicara: Apa Harapan Mereka ke Kepala Daerah Terpilih di Sulsel?

Gen Z Bicara: Apa Harapan Mereka ke Kepala Daerah Terpilih di Sulsel?
ilustrasi pemilu (IDN Times/Esti Suryani)
Intinya Sih
  • Hasil quick count Pilkada 2024 telah keluar, para calon pemenang merencanakan tindakan setelah dilantik.
  • Anak muda Gen Z berharap pemimpin terpilih mendengarkan suara rakyat dan memperhatikan isu-isu kekerasan seksual serta lapangan kerja.
  • Masyarakat juga menyoroti fasilitas olahraga yang memadai dan perhatian pada daerah pedalaman, serta isu kekerasan seksual di lingkungan akademik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Siapa yang ikut nyoblos pada Pilkada 2024 lalu? Sekali lagi, suaramu sangat menentukan nasib daerah dan orang-orang yang tinggal di sekitar kamu, loh. Hasil quick count sudah keluar, dan para calon dengan perolehan suara tertinggi mulai merancang apa saja yang bakal mereka lakukan setelah dilantik.

Muncul pertanyaan: apa yang Gen Z harapkan dari para pemimpin terpilih? Memang sih, isu-isu yang menyangkut mereka jadi salah satu fokus selama kampanye. Dukungan dari anak muda sangat penting, bahkan disebut sebagai lumbung suara potensial. Tapi, Gen Z lebih ngarepin suara agar mereka didengar.

1. Pemimpin terpilih diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja

Sejumlah pencari kerja melihat lowongan kerja yang tertempel di papan pengumuman saat berlangsungnya bursa kerja di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (23/11/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Spt.
Sejumlah pencari kerja melihat lowongan kerja yang tertempel di papan pengumuman saat berlangsungnya bursa kerja di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (23/11/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Spt.

Dhika, mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta Makassar, berharap pemimpin terpilih di Makassar dan Sulawesi Selatan (Sulsel) bisa mementingkan suara rakyat. Intinya sih, semua didengar tanpa kecuali, dan sanggup menyatukan masyarakat meski berbeda pendapat.

Di sisi lain, cowok berusia 24 tahun tersebut juga menyoroti dua hal lain yang gak kalah pentingnya. Apalagi semuanya ramai banget dibahas, entah sebagai berita di media massa atau postingan di timeline media sosial.

"Untuk harapan lainnya, saya harap lapangan kerjanya semakin meningkat karena kita tahu tingkat pengangguran semakin tinggi," ungkap Dhika, sambil ngaitin dengan isu nasional.

2. Daerah terpencil dan tertinggal diharap bisa lebih diperhatikan

Sejumlah petugas mengendarai sepeda motor melintasi jalan berbatu untuk mendistribusikan logistik Pilkada 2024 di Desa Bonto Manurung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (26/11/2024). ANTARA FOTO/Hasrul Said/nym.
Sejumlah petugas mengendarai sepeda motor melintasi jalan berbatu untuk mendistribusikan logistik Pilkada 2024 di Desa Bonto Manurung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (26/11/2024). ANTARA FOTO/Hasrul Said/nym.

"Oh iya, yang paling saya harap sih stadion di Makassar segera dibangun karena kita tahu kan tidak ada yang layak untuk menggelar kejuaraan. PSM bahkan tidak (berkandang) di sini," tutupnya. Dhika menyoroti fasilitas olahraga memadai, lantaran dia adalah atlet di cabang olahraga menembak.

Sama seperti Dhika, Ovi berharap agar pemimpin terpilih di Makassar dan Sulsel bisa membawa perubahan. Karyawan salah satu bank swasta tersebut menaruh concern masalah fasilitas publik dan perhatian pada daerah pedalaman.

"Semoga juga pemimpin yang terpilih bisa menyelesaikan isu-isu yang mungkin sedang terjadi. Seperti memperbaiki jalan, atau mengunjungi tempat-tempat (terpencil) yang mungkin belum dijangkau oleh pemimpin sebelumnya," ujar perempuan 24 tahun itu.

3. Isu kekerasan seksual dan menciptakan ruang aman untuk perempuan juga menjadi concern

Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Ovi juga menaruh concern pada isu kekerasan seksual yang terjadi di salah satu kampus negeri ternama di Makassar. Awareness Gen Z secara keseluruhan meningkat karena menjadi fakta bahwa tidak ada ruang bagi perempuan untuk merasa aman, bahkan di lingkungan akademik yang katanya menjunjung tinggi etika. Intinya, gak boleh main-main dan harus serius.

"Harapannya juga untuk fokus ke isu-isu anak muda karena sekarang banyak yang merembet ke mereka. Seperti kekerasan seksual kepada mahasiswa yang dilakukan oleh dosen," ungkapnya dengan nada prihatin.

"Semoga pemimpin yang baru bisa lebih aware dan mungkin bisa (bersikap) lebih tegas kepada para pemangku jabatan agar korban bisa mendapat keadilan," tukas Ovi, sembari menegaskan solidaritasnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ach. Hidayat Alsair
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More