Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Aktivis Asal Makassar Diculik IDF Israel, Ibunda Minta Tolong Prabowo

Aktivis Asal Makassar Diculik IDF Israel, Ibunda Minta Tolong Prabowo
Sutrawati Kaharuddin (52), memperlihatkan foto anaknya, Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya
Intinya Sih
  • Sutrawati Kaharuddin, ibu dari aktivis kemanusiaan Andi Angga Prasadewa asal Makassar, memohon bantuan Presiden Prabowo untuk menyelamatkan putranya yang diculik tentara Israel saat misi ke Gaza.
  • Andi Angga bersama empat WNI lainnya ditahan militer Israel ketika mengikuti pelayaran Global Peace Convoy Indonesia dalam misi Global Sumud Flotilla 2026 menuju Gaza melalui perairan Mediterania Timur.
  • Sebelum hilang kontak, Sutrawati sempat berkomunikasi dengan Angga yang berangkat membawa bantuan kemanusiaan, bukan senjata; ia berharap pemerintah segera bertindak diplomatik membebaskan seluruh WNI tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Sutrawati Kaharuddin (52), Ibunda Andi Angga Prasadewa, aktivis kemanusiaan yang diculik tentara Israel atau IDF saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, memohon agar Presiden Prabowo Subianto bertindak segera untuk menyelamatkan Angga.

“Saya minta tolong kepada pemerintah dan Bapak Presiden Prabowo untuk menyelamatkan anak saya Andi Angga. Anak saya ke sana membawa bantuan kemanusiaan, bukan membawa senjata,” kata Sutrawati dengan suara lirih saat ditemui IDN Times di kediamannya di Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa (19/5/2026).

Andi Angga Prasadewa (32), warga Makassar yang bekerja sebagai aktivis kemanusiaan di Rumah Zakat, menjadi satu dari lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan militer Israel saat mengikuti pelayaran kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dalam misi Global Sumud Flotilla 2026 menuju Gaza.

1. Sempat hilang kontak dengan keluarga

Foto Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke G
Foto Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya

Sutrawati mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan Angga melalui WhatsApp sebelum akhirnya kontak mereka terputus. Saat itu, ia sudah merasakan kekhawatiran terhadap kondisi anaknya yang sedang berada di laut Mediterania.

“Saya bilang sama dia, ‘Kakak, bunda khawatir. Hati-hati ya, istighfar terus dalam perjalanan.’ Dia cuma jawab, 'iya bunda',” ujarnya.

Tak lama setelah percakapan itu, komunikasi dengan Angga terputus. Keluarga kemudian mengetahui kabar penahanan tersebut melalui media sosial dan informasi dari pihak Rumah Zakat.

2. Ikut misi bantuan kemanusiaan ke Gaza

Foto Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya
Foto Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya

Menurut Sutrawati, Angga berangkat sebagai delegasi kemanusiaan yang membawa bantuan untuk warga Palestina. Sebelum berlayar menuju Gaza, rombongan lebih dulu menjalani pelatihan di Turki.

“Berangkat bulan lalu. Mereka sempat lama di Turki untuk ikut pelatihan sebelum berlayar,” tuturnya.

Angga diketahui berada di kapal Josef saat insiden penculikan oleh tentara Israel terjadi di perairan sekitar Kepulauan Siprus, Mediterania Timur, pada Senin (18/5/2026).

3. Anak saya bukan teroris

Sutrawati Kaharuddin (52), memperlihatkan foto anaknya, Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya
Sutrawati Kaharuddin (52), memperlihatkan foto anaknya, Andi Angga Prasadewa, Selasa (19/5/2026). Angga dilaporkan diculik oleh tentara IDF Israel saat ia berlayar dalam misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina. IDN Times/Darsil Yahya

Di tengah kecemasan yang dirasakan keluarga, Sutrawati berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk membebaskan seluruh WNI yang ditahan.

“Anak saya bukan teroris dan tidak membawa senjata. Dia cuma membawa bantuan makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza. Saya mohon sekali Pak Presiden tolong selamatkan anak saya,” katanya.

Selain Andi Angga Prasadewa, empat WNI lain yang dilaporkan ditahan militer Israel yakni: Bambang Noroyono (Abeng), jurnalis Republika di kapal BoraLize, Andre Prasetyo Nugroho, jurnalis Tempo di kapal Ozgurluk, Thoudy Badai, jurnalis Republika di kapal Ozgurluk, dan Heru Rahendro, jurnalis iNews di kapal Ozgurluk

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More