Tim SAR Temukan Satu Jasad Korban Kapal Terbalik di Selayar

Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan, Sabtu pagi (16/3/2024) menemukan jasad seorang anak buah kapal KM Yuiee Jaya 2 yang terbalik di perairan Kepulauan Selayar. Jasad korban ditemukan terdampak di pantai Kayuadi, pada hari kelima pencarian.
"Kami terima informasi dari tim di lapangan bahwa telah ditemukan satu orang ABK Yuiee Jaya 2 terdampar di Pantai Kayuadi dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi Tim Sar Gabungan," ujar Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar, Sabtu.
KM Yuiee Jaya 2 merupakan kapal pencari ikan dengan 35 ABK, yang terbalik di perairan Selayar, 9 Maret 2024. Peristiwa itu baru diketahui saat seorang ABK ditemukan nelayan terdampak di pantai, pada 11 Maret 2024.
1. Jenazah dimakamkan di Selayar

Mexianus menerangkan, timnya telah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk mengidentifikasi jenazah bersama korban yang lebih dulu ditemukan selamat. Polisi juga memastikan identitas korban berinisial AIK dengan menghubungi istrinya.
"Jenazah korban kita lakukan identifikasi dengan melihat adanya tanda khusus di badan korban yang bisa dikenali oleh rekan ABKnya dan langsung melakukan kontak video bersama istri korban yang diyakini bahwa korban betul AIK," terang Mexianus.
Korban sudah dimakamkan oleh masyarakat di pulau Kayuadi Selayar dengan persetujuan dari pihak keluarga. Karena tidak memungkinkan untuk membawa jenazahnya kembali ke kampung halamannya.
2. Total tiga korban meninggal, 20 orang masih dicari

Dengan ditemukannya satu korban pada Sabtu ini, total tiga ABK KM Yuiee Jaya 2 ditemukan meninggal. Sedangkan 12 ABK ditemukan selamat. Tim SAR gabungan masih mencari 20 ABK.
"Korban yang ditemukan hari ini merupakan korban ke 15 dari 35 ABK Yuiee Jaya 2 yang sementara kita cari," ungkap Mexianus.
3. Operasi pencarian dilanjutkan

Mexianus menyatakan, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian ABK KM Yuiee Jaya 2. Basarnas Makassar mengerahkan KN Sar Kamajaya 104 dengan melibatkan 3 perahu karet berlambung padat, dibantu perahu nelayan dan pesawat TNI Angkatan Udara.
"Kita akan tetap fokus mengoptimalkan pencarian terhadap 20 korban lainnya dengan menyisir pulau-pulau sekitar, mudahan kita bisa menemukan segera korban lainnya," kata Mexianus.

![[FOTO] Nostalgia Suasana Kota Ujung Pandang di Tahun 1972](https://image.idntimes.com/post/20221120/image021-6d7e4a45dbd337ab6655064b0ef9460f.jpg)
















