Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Buat Keributan di Makassar, Cari Tunangan yang Diduga Selingkuh

Polisi Buat Keributan di Makassar, Cari Tunangan yang Diduga Selingkuh
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R. yang diduga membuat keributan di kompleks BTP Makassar, Kamis (14/5/2026) dini hari. Dok. Polsek Talamanrea
Intinya Sih
  • Keributan terjadi di kawasan BTP Makassar saat seorang pria beratribut polisi mengintimidasi warga dan menyita kunci motor, diduga karena masalah pribadi dengan tunangannya.
  • Pria tersebut diketahui sebagai Briptu R, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Sulawesi Barat, yang mengaku sedang berada di Makassar untuk menjenguk orang tuanya di rumah sakit.
  • Briptu R menjelaskan keributan bermula dari kecurigaan terhadap tunangannya dan mengaku menyebut diri sebagai Resmob hanya untuk membubarkan mahasiswa yang dianggap membuat situasi tegang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Keributan pecah di kawasan Blok I Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (14/5/2026) dini hari. Seorang pria yang mengenakan atribut kepolisian dan mengaku anggota Resmob diduga mengintimidasi warga hingga menyita kunci motor sejumlah pengendara di depan rumah seorang perempuan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.41 Wita itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat mengenakan kalung lencana polri dan membawa HT (handy talkie) sambil terlibat adu mulut dengan warga.

1. Klaim rugi Rp250 juta

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R. yang diduga membuat keributan di kompleks BTP
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R. yang diduga membuat keributan di kompleks BTP Makassar, Kamis (14/5/2026) dini hari. Dok. Polsek Talamanrea

Pria itu awalnya berdalih sedang melakukan pengamanan terkait dugaan kasus “kumpul kebo”. Namun belakangan diketahui keributan tersebut diduga dipicu persoalan pribadi dengan seorang perempuan berinisial D (23) yang disebut sebagai tunangannya.

Dengan nada emosional, pria itu beberapa kali menyebut telah banyak berkorban dalam hubungan mereka, termasuk menghabiskan uang hingga Rp250 juta.

“Ini calon saya. Saya sudah berkorban Rp250 juta, siri' na pacce, pak,” ucapnya di hadapan warga.

Tak hanya berteriak mengaku sebagai anggota Resmob, pria tersebut juga sempat meneriakkan dirinya anggota Resmob saat ditegur warga. Ia bahkan meminta sejumlah orang yang berada di lokasi segera meninggalkan area sambil menghitung dengan nada tinggi.

"Saya Resmob, saya bilang bubar, 1,2,3,4, bubar," teriak pria tersebut.

Keributan makin memanas ketika tiga rekan perempuan tersebut datang ke lokasi karena merasa terintimidasi. Namun pria itu diduga menghentikan ketiganya dan sempat menyita kunci motor mereka.

Warga yang melihat situasi mulai tidak kondusif kemudian berusaha menenangkan keadaan. Perdebatan pun tak terhindarkan hingga akhirnya personel Polsek Tamalanrea datang dan mengamankan pria tersebut.

2. Ternyata anggota Bhabinkamtibmas Sulbar

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R. yang diduga membuat keributan di kompleks BTP
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R. yang diduga membuat keributan di kompleks BTP Makassar, Kamis (14/5/2026) dini hari. Dok. Polsek Talamanrea

Belakangan, pria yang mengenakan atribut Polri itu diketahui merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tapalang, Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial Briptu R.

Kapolsek Tapalang, Ipda Amiruddin, membenarkan bahwa pria dalam video viral tersebut merupakan anggotanya.

“Betul, ia anggota kami, namanya Briptu R, sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Tapalang,” ujar Amiruddin saat dikonfirmasi, Kamis.

Sementara itu, Briptu R memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia membantah sengaja membuat keributan hanya karena persoalan pribadi. Menurutnya, keberadaannya di Makassar karena sedang menjenguk orangtuanya yang dirawat di ruang ICU sebuah rumah sakit sejak Senin (11/5/2026).

3. Kronologi kejadian versi Briptu R

-
Polisi

Perselisihan disebut bermula setelah dirinya mencurigai tunangannya menjalin hubungan dengan pria lain. Kecurigaan itu, kata dia, diperkuat setelah mengonfirmasi langsung kepada dua anggota Polri lain yang diduga juga didekati perempuan tersebut.

“Saya meminta kepada D untuk menyudahi semuanya. Saya tidak mempermasalahkan nominal uang, tetapi saya meminta dia meminta maaf secara pribadi ke keluarga saya karena saya merasa malu,” kata Briptu R.

Ia mengaku pada Rabu malam mendatangi rumah D bersama kerabatnya untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Namun situasi disebut berubah tegang setelah puluhan mahasiswa datang ke lokasi.

Briptu R mengklaim dirinya sempat menegur kelompok mahasiswa tersebut karena berkumpul hingga larut malam di rumah seorang perempuan. Ia juga mengaku mencium bau alkohol dari kelompok tersebut sehingga sempat menyinggung soal dugaan “kumpul kebo”.

“Para mahasiswa mengepung dan mendorong saya sehingga saya merasa terancam. Saya menyebut diri sebagai Resmob hanya untuk membuat mahasiswa yang mengepung saya itu bubar,” tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More