Kekeringan Meluas, 33.641 Warga Makassar Jadi Sasaran Distribusi Air

- Pemkot Makassar memperluas distribusi air bersih akibat kekeringan hingga 161 titik, menyasar 13.573 KK atau 33.641 jiwa per 11 September 2026.
- Layanan menjangkau sejumlah kecamatan, sementara jumlah titik masih dapat bertambah sesuai laporan warga, asesmen lapangan, dan perkembangan kekeringan yang berlanjut.
- BPBD menyiapkan 114 tandon dari rencana 173 titik suplai, serta memetakan kebutuhan mesin dan selang untuk menyalurkan air ke permukiman.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar memperluas distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga Jumat (11/9/2026), terdapat 161 titik distribusi dengan sasaran mencapai 13.573 kepala keluarga (KK) atau 33.641 jiwa.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan cakupan distribusi sebelumnya yang berada di kisaran 50 hingga 157 titik per hari. Peningkatan ini menunjukkan kebutuhan air bersih warga terus bertambah seiring musim kemarau yang masih berlangsung.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan data penerima manfaat terus diperbarui. Pembaruan mengacu pada hasil asesmen dan laporan kebutuhan di lapangan.
"Data distribusi per hari ini meningkat sangat drastis, yaitu 13.573 kepala keluarga dengan total 33.641 jiwa yang menjadi sasaran layanan berdasarkan data pada titik-titik distribusi," kata Fadli, Kamis (10/9/2026).
1. Distribusi air bersih tembus 161 titik

Penyaluran bantuan air bersih di salah satu wilayah terdampak kekeringan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Fadli mengatakan distribusi air bersih saat ini menjangkau sejumlah kecamatan. Di antaranya Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Bontoala, dan Kecamatan Makassar. Titik distribusi tersebut mencakup ribuan rumah yang membutuhkan pasokan air bersih.
"Jadi hari ini kita menyalurkan 161 titik. Atau 14.451 rumah, atau 13.573 KK. Total jiwa itu 33.641 jiwa yang terdata di kami untuk penyaluran per hari ini," jelasnya.
Menurut Fadli, peningkatan jumlah penerima menunjukkan kebutuhan air bersih masyarakat semakin besar. Kondisi tersebut juga membuat titik distribusi terus berkembang mengikuti hasil asesmen petugas.
2. Titik distribusi masih bisa bertambah

Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang didistribusikan Pemkot Makassar melalui BPBD di tengah musim kemarau, Makassar, Rabu (9/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) BPBD Makassar memastikan jumlah titik distribusi belum bersifat tetap. Penambahan titik akan menyesuaikan laporan warga dan perkembangan kondisi kekeringan.
"Jumlah titik ini bisa jadi bertambah karena seiring dengan kekeringan yang cukup panjang ini sampai saat ini masih terus berlanjut," katanya.
Fadli mengatakan BPBD bersama unsur terkait terus memantau wilayah yang membutuhkan pasokan air. Data tersebut kemudian digunakan untuk mengarahkan armada distribusi agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
"Pada prinsip kami sederhana, air harus sampai kepada warga yang membutuhkan. Karena itu, data titik distribusi ini terus diperbarui berdasarkan laporan asesmen dari para anggota," tegasnya.
3. Tandon diperbanyak untuk menopang distribusi

Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang didistribusikan Pemkot Makassar melalui BPBD di tengah musim kemarau, Makassar, Rabu (9/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Selain mengirim air menggunakan mobil tangki, BPBD juga menyiapkan tandon di sejumlah lokasi. Tandon tersebut disuplai secara bertahap ke titik-titik yang membutuhkan air bersih.
"Jadi kita menyiapkan, hari ini sampai saat ini sudah ada 114 tandon yang kita suplai di titik-titik, dari total 173 titik yang akan kita suplai," terangnya.
Tandon tersebut berfungsi sebagai tempat penampungan sementara sehingga air yang dikirim menggunakan armada tangki dapat dimanfaatkan masyarakat di sekitar titik pelayanan. BPBD juga memetakan kebutuhan peralatan pendukung, seperti mesin dan selang panjang, untuk memastikan air dapat dialirkan hingga ke permukiman warga.

















