3.802 Keluarga Terdampak Kekeringan di Makassar Dapat Bantuan Air Bersih

- BPBD Makassar meningkatkan distribusi air bersih dari 50–70 menjadi 157 titik per hari, menjangkau 3.802 KK atau 12.939 jiwa terdampak kekeringan.
- Penyaluran air melibatkan BPBD, Damkarmat, PMI, DLH, BBWS, Perumda Air Minum, pemerintah wilayah, dan relawan; kapasitas operasi akan disesuaikan kebutuhan lapangan.
- Distribusi berlanjut selama tanggap darurat. Warga yang kesulitan air bersih dapat melapor lewat LONTARA+, layanan 112, hotline BPBD 08155112112, atau formulir Pemkot.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperluas distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Dalam sehari, distribusi air bersih telah mencapai 157 titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan peningkatan distribusi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi. Hal ini untuk mempercepat penanganan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
"Apa yang kami lakukan, sesuai arahan bapak Wali Kota (Pak Munafri). Hari ini distribusi air bersih sudah mencapai 157 titik. Ini adalah bentuk nyata bahwa pemerintah Kota terus meningkatkan kapasitas respons sesuai kebutuhan masyarakat," kata Fadli, Rabu (9/9/2026).
1. Distribusi air meningkat dari 50 menjadi 157 titik

Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang didistribusikan Pemkot Makassar melalui BPBD di tengah musim kemarau, Makassar, Rabu (9/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Fadli mengatakan jumlah titik distribusi air bersih terus meningkat mengikuti kebutuhan masyarakat. Sebelumnya, distribusi berada pada kisaran 50 hingga 70 titik per hari.
Kini, jumlah tersebut meningkat menjadi 157 titik dalam satu hari. Total penerima manfaat mencapai 3.802 kepala keluarga (KK) atau 12.939 jiwa.
"Kita tidak boleh berhenti bergerak selama masih ada warga yang membutuhkan air bersih," jelasnya.
Menurut Fadli, jumlah titik distribusi bersifat dinamis. Perubahannya menyesuaikan hasil pemantauan dan kondisi di lapangan.
"Kami BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan, memetakan kebutuhan air bersih, serta mengarahkan armada distribusi ke wilayah yang membutuhkan," tuturnya.
2. Penanganan melibatkan lintas sektor

Mobil pickup bertandon milik Perumda Air Minum Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lorong sempit Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Selasa (8/9/2026). (PDAM Makassar) Distribusi air bersih melibatkan sejumlah unsur pemerintah dan relawan. Di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perumda Air Minum Kota Makassar, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta relawan.
Fadli mengatakan kolaborasi tersebut melibatkan berbagai unsur terkait. Hal ini bertujuan mempercepat penyaluran air kepada masyarakat terdampak.
"Ketika jumlah titik kebutuhan meningkat, kapasitas operasi juga akan ditingkatkan," katanya.
Dia menegaskan jumlah 157 titik distribusi menunjukkan semakin luasnya jangkauan pelayanan pemerintah. Hal itu menjadi bagian dari penanganan selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung.
"Jadi, 157 titik hari ini bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan semakin luasnya jangkauan pelayanan pemerintah dalam menghadapi dampak kekeringan," sambungnya.
3. Warga bisa lapor lewat tiga kanal

Jeriken dan galon yang dibawa warga untuk mendapatkan bantuan air bersih di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu (2/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Pemkot Makassar memastikan distribusi air bersih akan terus berlanjut selama kondisi kekeringan masih membutuhkan intervensi pemerintah. Penyaluran air kepada warga terdampak menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.
Untuk mempercepat penanganan, warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi LONTARA+ atau layanan darurat 112. Warga juga dapat menghubungi hotline BPBD di nomor 08155112112.
Masyarakat juga dapat mengajukan permintaan distribusi air melalui formulir yang disediakan Pemkot Makassar. Fadli menegaskan kebutuhan air bersih menjadi salah satu prioritas pemerintah selama masa tanggap darurat kekeringan.
"Karena itu, kami memastikan kebutuhan tersebut tetap menjadi prioritas selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung," jelasnya.



















