Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tim DVI Terima Bagian Tubuh Korban Pesawat ATR, Mulai Proses Identifikasi

Kepala Biddokes Polda Sulsel Komisaris Besar dr Muhammad Haris, Kamis (22/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.
Kepala Biddokes Polda Sulsel Komisaris Besar dr Muhammad Haris, Kamis (22/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.
Intinya sih...
  • Tim DVI menerima kantong jenazah korban pesawat ATR dari Tim SAR gabungan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
  • Proses identifikasi masih berlangsung, belum diketahui apakah jenazah utuh atau potongan tubuh. Identifikasi dilakukan dengan metode primer, sekunder, dan DNA.
  • Pada hari kelima operasi SAR, tim menemukan potongan tubuh dan barang pribadi korban di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali menerima kantong jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari Tim SAR gabungan yang berhasil mengevakuasi korban dari Gunung Bulusaraung di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Biddokes Polda Sulsel Komisaris Besar dr Muhammad Haris, mengatakan tim DVI saat ini masih melakukan proses identifikasi setelah menerima satu kantong jenazah dari Basarnas.

"Hari ini kami akan bekerja maksimal untuk menentukan identitas korbannya (yang) sudah kami terima," ucap Haris.saat konferensi pers Kantor Bidokkes Polda Sulsel, Kamis (22/1/2026).

1. Proses identifikasi dimulai

-
Tim SAR tampilkan KTP Milik Farhan Gunawan dan Dwi Murdion di Posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Senin (19/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya

Namun ia mengaku belum mengetahui pasti isi kantong jenazah tersebut apakah jenazah utuh atau hanya potongan tubuh korban dan jenis kelaminnya.

"Kami menerima kantong jenazahnya nanti kita buka isinya apa. Kemarin sore (diterima). Kami sementara proses periksa (identitasnya). Nanti kami sampaikan setelah ada hasil," ujarnya.

Haris menyatakan tim DVI baru akan melakukan pemeriksaan terhadap kantong jenazah sehingga belum diketahui bagaimana tingkat kesulitan dalam proses identifikasi terhadap korban yang ketiga ini.

2. Metode identifikasi tim DVI

Pesawat ATR 42-500 korban jenazah.jpeg
Tim Sar saat berupaya mengevakuasi jenazah salah satu korban pesawat ATR 42-500 dari lereng Gunung Bulusaraung, Minggu (18/1/2026). (Dok. Basarnas Makassar)

Meski demikian, Haris mengaku tim DVI tetap melakukan pemeriksaan dengan menggunakan metode primer dan metode sekunder.

"Jika sidik jari primer tidak dapat kami temukan, kita memakai gigi geligi, kemudian kalau tidak bisa memakai pemeriksaan DNA. Kemudian kalau data sekundernya ya bisa dari data-data properti, ciri-ciri khusus, termasuk ciri-ciri umum: tinggi badan, berat badan, dan bekas operasi dan lain sebagainya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, hari kelima Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar hari berlangsung pada Rabu (21/01/2026).

3. Tim SAR terus bergerak

Korban pesawat jatuh di Makassar.jpeg
Pengambilan sampel DNA korban pesawat ATR 42-500 di Biddokes Polda Sulsel di Makassar, Minggu (18/1/2026). IDN Times/Irwan Idris

Tim SAR gabungan menemukan potongan tubuh serta sejumlah barang diduga milik korban di area pencarian wilayah Gunung Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Pencrian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan oleh beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.

“Pada hari kelima operasi, tim SAR gabungan menemukan bagian tubuh korban berupa tulang serta sejumlah barang pribadi korban di beberapa titik pencarian. Seluruh temuan langsung diamankan sesuai prosedur,” ujar Arif Anwar, Rabu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Menit-menit Akhir Pesawat ATR 42-500: Lewatkan Tiga Titik Jalur Pendaratan

22 Jan 2026, 14:20 WIBNews