Sekretariat DPRD Makassar Mulai Pindah ke Gedung Baru Secara Bertahap

- Sekretariat DPRD Makassar mulai pindah bertahap ke gedung sayap hasil renovasi di Kompleks DPRD Jalan AP Pettarani, setelah BAST pengelolaan ditandatangani pada 27 Juli 2026.
- Bidang Keuangan dan Persidangan menjadi unit pertama yang dipindahkan; arsip serta barang keduanya telah diangkut, dengan pelayanan ditargetkan mulai berjalan pada 3 Agustus 2026.
- Gedung renovasi dinilai layak sebagai kantor sementara sambil menunggu gedung utama, yang masih melalui administrasi dan perizinan setelah gedung lama rusak akibat pembakaran 2025.
Makassar, IDN Times - Sekretariat DPRD Kota Makassar mulai berpindah ke gedung baru yang telah direnovasi di Kompleks DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani. Proses perpindahan berlangsung secara bertahap setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) pengelolaan hasil renovasi gedung pada 27 Juli 2026.
Gedung yang telah direnovasi ini merupakan gedung sayap yang terletak di bagian belakang kompleks DPRD Kota Makassar. Selama proses renovasi dan pembangunan gedung utama, aktivitas DPRD Makassar sebelumnya dipusatkan di kantor sementara di Jalan Letjen Hertasning.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, membenarkan bahwa proses perpindahan telah dimulai. Tahap awal difokuskan pada pemindahan dokumen dan perlengkapan kerja.
"Sementara pindah berkas dan peralatan ke gedung baru," kata Rahmat melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/7/2026).
1. Bidang Keuangan dan Persidangan pindah lebih dulu

Perpindahan berlangsung secara bertahap dengan mendahulukan Bidang Keuangan dan Bidang Persidangan. Kedua bidang tersebut menjadi unit pertama yang akan beroperasi di gedung baru.
Kepala Bagian Humas DPRD Makassar, Salman, mengatakan pemindahan barang dan arsip kedua bidang telah rampung. Pelayanan dari kedua bidang itu ditargetkan mulai berjalan pada Senin, 3 Agustus 2026.
"Sudah angkut-angkut berkas dan barang. Baru dua bidang. Jadi, Senin pelayanan sudah mulai," katanya.
2. Perpindahan bidang lain menyusul

Setelah Bidang Keuangan dan Persidangan, unit kerja lainnya seperti Bagian Humas dan Bagian Umum akan menyusul menempati gedung baru. Penataan ruang, termasuk ruang kerja anggota DPRD, juga masih terus berlangsung.
Dia juga menyampaikan akan dibuatkan ruangan di area lapangan tenis yang masih berada dalam kompleks gedung tersebut. Selain itu, ruang tambahan juga akan disiapkan di panel bagian bawah gedung baru DPRD.
"Termasuk ruangan anggota dewan sementara dirancang dan akan dibuatkan ruang masing-masing," kata Salman.
3. Pemkot sebut gedung baru sudah layak digunakan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menyatakan gedung hasil renovasi telah siap dimanfaatkan sebagai kantor sementara DPRD Makassar. Gedung tersebut akan digunakan sembari menunggu pembangunan gedung utama rampung.
"Progres pembangunan gedung sementara sudah cukup representatif untuk digunakan sebagai kantor sementara sambil menunggu pembangunan gedung utama nantinya," kata Zulkifly.
Dia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang membantu percepatan renovasi Gedung DPRD Kota Makassar. Gedung tersebut sebelumnya rusak akibat pembakaran saat demonstrasi pada 29 Agustus 2025.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian Pekerjaan Umum lewat BPBPK Sulsel yang telah memberikan bantuan pembangunan kembali gedung DPRD ini," katanya.
Meski gedung baru mulai difungsikan, pembangunan gedung utama DPRD Makassar masih berada pada tahap perencanaan. Pemkot Makassar bersama pemerintah pusat masih melanjutkan proses administrasi dan perizinan sebelum memasuki tahap pembangunan fisik.


















