Makassar, IDN Times - PT PLN (Persero) melakukan sejumlah langkah percepatan untuk memulihkan keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik pada Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Kondisi ini dipengaruhi penurunan daya mampu sejumlah pembangkit, terutama pembangkit hidro.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan daya mampu pembangkit hidro yang sebelumnya berada di kisaran 850 megawatt (MW) kini hanya sekitar 250 MW. Penurunan sekitar 600 MW tersebut terjadi di tengah kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Nino.
