Pemkot Makassar Targetkan SPAM di 65 Lokasi untuk Atasi Kekeringan

- Pemkot Makassar merencanakan 65 kegiatan SPAM sepanjang 2025-2027, mencakup pembangunan baru, pemeliharaan, peningkatan kapasitas, dan perluasan jaringan air bersih.
- Sebanyak 40 SPAM baru akan dibangun, dengan sasaran utama wilayah pinggiran, utara Makassar, kepulauan, serta kawasan yang belum terlayani PDAM secara optimal.
- SPAM dirancang sebagai sumber air bersih jangka panjang melalui sumur bor, reservoir, dan sambungan rumah; tiap lokasi ditargetkan melayani sedikitnya 50 rumah.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) memperkuat Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebagai strategi jangka panjang menghadapi persoalan kekurangan air bersih. Total kegiatan SPAM direncanakan mencapai 65 lokasi sepanjang 2025 hingga 2027.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berupa pembangunan SPAM baru. Pemkot juga mengalokasikan program untuk pemeliharaan, peningkatan kapasitas, dan perluasan jaringan SPAM.
"Jadi, seluruh jenis kegiatan SPAM, pembangunan baru, pemeliharaan, peningkatan, dan perluasan, dihitung berdasarkan rincian masing-masing tahun, total lokasi kegiatan mencapai 65 lokasi," kata Zuhaelsi, Rabu (16/9/2026).
1. Ada 40 lokasi SPAM baru

Fasilitas SPAM di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Rabu (19/8/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Dari total 65 lokasi kegiatan tersebut, sebanyak 40 lokasi merupakan pembangunan SPAM baru yang direncanakan dalam rentang 2025 hingga 2027. Rinciannya, 14 lokasi dibangun pada 2025, 10 lokasi pada 2026, dan 16 lokasi direncanakan pada 2027.
Pembangunan SPAM baru diarahkan terutama ke wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM. Selain itu, SPAM juga dibangun di wilayah yang belum mendapatkan layanan distribusi air secara optimal.
Selain pembangunan baru, kegiatan SPAM juga mencakup pemeliharaan infrastruktur yang telah tersedia dan peningkatan kapasitas sumber air. Kegiatan tersebut juga meliputi perluasan jaringan untuk memperluas akses layanan air bersih.
Pada 2025, Dinas PU mengalokasikan kegiatan SPAM di 23 lokasi. Sebanyak 14 lokasi merupakan pembangunan baru, 4 pemeliharaan, 2 peningkatan kapasitas, dan 3 perluasan jaringan.
Sementara pada 2026 terdapat 18 lokasi kegiatan. Rinciannya 10 pembangunan baru, 3 pemeliharaan, 2 peningkatan kapasitas, dan 3 perluasan jaringan.
Untuk 2027, Dinas PU telah menyiapkan rencana 24 lokasi yang akan diusulkan dengan pagu anggaran. Sebanyak 16 lokasi di antaranya merupakan rencana pembangunan SPAM baru.
2. Fokus di wilayah yang belum optimal terlayani PDAM

Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih yang didistribusikan Pemkot Makassar melalui BPBD di tengah musim kemarau, Makassar, Rabu (9/9/2026). (Dok. Pemkot Makassar) Zuhaelsi mengatakan penguatan SPAM terutama menyasar wilayah pinggiran kota, kawasan utara Makassar, serta sejumlah wilayah kepulauan. Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah menjadi salah satu fokus pengembangan, mengingat masih terdapat kawasan yang belum memperoleh layanan distribusi PDAM secara optimal.
"Kami membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada wilayah-wilayah yang belum terjangkau dan terlayani secara optimal," katanya.
Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan dapat memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Terutama bagi warga yang belum terlayani jaringan PDAM.
"Ini perlu, supaya masyarakat yang belum memperoleh layanan PDAM tetap akan menikmati akses air bersih yang layak dan aman," katanya.Â
3. SPAM disiapkan sebagai solusi jangka panjang

Mobil pickup bertandon milik Perumda Air Minum Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lorong sempit Kelurahan Karuwisi Utara, Makassar, Selasa (8/9/2026). (PDAM Makassar) Zuhaelsi mengatakan pembangunan SPAM tidak hanya ditujukan untuk menghadapi kondisi kemarau saat ini. Infrastruktur tersebut disiapkan agar masyarakat memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Memang kami alokasikan bahwa dengan pembangunan sumur bor ini memberikan ketersediaan air bersih untuk jangka panjang kepada warga Kota Makassar yang tidak terlayani oleh jaringan distribusi PDAM," katanya.
Dalam pembangunan SPAM, Dinas PU menyiapkan sejumlah komponen, mulai dari pengeboran, reservoir, bangunan pendukung, hingga jaringan Sambungan Rumah (SR). Setiap SPAM dirancang melayani sedikitnya 50 sambungan rumah.Â
Pada lokasi tertentu, kapasitasnya dapat mencapai lebih dari 100 sambungan rumah sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dinas PU juga terus memantau infrastruktur yang telah dibangun untuk memastikan layanan air tetap berjalan.
"Secara rutin kami melakukan pemantauan kondisi infrastruktur dan jaringan yang terdistribusi untuk memastikan layanan dasar kepada masyarakat tetap ada dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan pada saat musim kemarau," kata Zuhaelsi.



















