Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Distribusi BBM Makassar Mulai Lancar, Antrean Panjang Berangsur Hilang

Kota Makassar
3 min read
Distribusi BBM Makassar Mulai Lancar, Antrean Panjang Berangsur Hilang
Aktivitas pengisian BBM di SPBU Pengayoman, Kota Makassar, Kamis (17/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Distribusi BBM di Makassar dan sekitarnya mulai kondusif; antrean di sejumlah SPBU berangsur terurai dan tidak lagi mengganggu badan jalan setelah ganjil-genap diterapkan.
  • Pertamina menyatakan penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros berjalan rutin melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum.
  • Antrean sebelumnya dipicu lonjakan konsumsi akibat peralihan dari BBM nonsubsidi ke subsidi; pemerintah menerapkan ganjil-genap, sementara SPBU memperpanjang operasional dan mengoptimalkan layanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Makassar dan sejumlah wilayah sekitarnya mulai berjalan lebih kondusif. Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sebelumnya mengular hingga badan jalan kini berangsur terurai sejak empat hari terakhir usai ganjil-genap diberlakukan. 

Kondisi tersebut terlihat dalam pantauan IDN Times di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Kamis (17/9/2026). Di antaranya SPBU Pengayoman, SPBU Rappocini, SPBU Jalan AP Pettarani samping Coto Paraikatte dan SPBU Jalan AP Pettarani di sebelah Hotel Amaris.

  1. 1. Antrean SPBU tak lagi mengganggu arus lalu lintas

    IMG_20260917_114928.jpg
    Aktivitas pengisian BBM di SPBU Rappocini, Kota Makassar, Kamis (17/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pengisian BBM di sejumlah SPBU tersebut berlangsung lebih tertib. Kendaraan tetap mengantre untuk mendapatkan BBM, tetapi antrean tidak lagi terlihat memanjang hingga mengganggu badan jalan seperti yang terjadi pekan sebelumnya.

    Operator SPBU Pengayoman mengatakan kondisi distribusi BBM sudah lebih lancar dalam dua hari terakhir. Antrean panjang juga disebut sudah tidak terjadi di SPBU tersebut.

    "Distribusi sudah lancar, dari dua hari sudah tidak ada antrean panjang. Apalagi ini juga diterapkan ganjil genap. Tapi tidak tahu nanti kalau sudah tidak diterapkan lagi," kata operator SPBU Pengayoman.

  2. 2. Pertamina klaim penyaluran BBM berjalan kondusif

    IMG_20260917_120513.jpg
    Aktivitas pengisian BBM di SPBU Pettarani, Kota Makassar, Kamis (17/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan penyaluran BBM di Makassar dan wilayah sekitar kini berlangsung lebih kondusif. Kondisi serupa juga dilaporkan di kabupaten-kabupaten sekitar Makassar. 

    Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo mengatakan kondisi tersebut merupakan hasil koordinasi Pertamina bersama pemerintah daerah. Pertamina juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) untuk memantau penyaluran BBM di lapangan.

    "Kondisi penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini sudah lebih kondusif," kata Okky dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis,  (17/9/2026).

    Pertamina juga memastikan distribusi BBM ke lembaga penyalur terus berjalan. Penyaluran berlangsung secara rutin dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi di masing-masing wilayah.

    "Dari sisi Pertamina, kami terus berupaya menjaga agar penyaluran BBM berjalan secara berkelanjutan. Distribusi ke lembaga penyalur terus kami lakukan dan kondisi di lapangan terus kami monitor," katanya. 

  3. 3. Antrean sebelumnya dipicu lonjakan konsumsi

    IMG_20260915_143442.jpg
    Aktivitas di salah satu SPBU di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, mulai berangsur normal, Selasa (15/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU Makassar beberapa hari pada pekan lalu berkaitan dengan meningkatnya konsumsi BBM. Pemerintah dan Pertamina sebelumnya juga menyebut adanya perpindahan atau shifting konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

    "Jadi pada intinya adalah sebenarnya ada migrasi ya, karena disparitas harga antara subsidi dengan non-subsidi ya," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat rapat monitoring dan evaluasi di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (14/9/2026).

    Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan terhadap Pertalite dan Biosolar di tengah masyarakat. Untuk mengurai antrean, pemerintah daerah kemudian menerapkan kebijakan ganjil-genap sebagai salah satu pengaturan sementara di SPBU.

    Selain itu, sejumlah SPBU memperpanjang jam operasional untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penggunaan nozzle dan tenaga operator juga dioptimalkan agar proses pengisian BBM lebih cepat.

    Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak membeli secara berlebihan. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas di SPBU agar penyaluran BBM tetap tertib dan dapat menjangkau pengguna lainnya.

    Kondisi antrean memang mulai landai. Namun, keberlanjutan kondisi tersebut masih perlu dipantau, terutama setelah kebijakan pengaturan ganjil-genap dievaluasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More