Pertamina Bantah Pasokan BBM Dipangkas: Makassar Dapat 1.300 KL

- Pertamina membantah adanya pengurangan pasokan BBM ke SPBU di Makassar saat antrean kendaraan memanjang.
- Penyaluran BBM ke Makassar dinaikkan hingga 1.300 KL per hari untuk menghadapi lonjakan permintaan.
- Pertamina menambah pasokan melalui kapal 16.000 KL serta menyiapkan extra supply LPG 3 kg di Sulsel.
Makassar, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membantah adanya pengurangan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah SPBU di tengah krisis dan panjangnya antrean kendaraan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan penyaluran BBM ke Makassar justru ditambah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
"Jadi tidak ada kita potong 16, 8 itu tidak ada. Ini hanya masalah kondisi stok dan juga kondisi penjualan, itu saja," kata Deny kepada wartawan usai konferensi pers pengungkapan penyalahgunaan BBM Subsidi di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Senin (14/9/2026).
2. Pertamina Tambah Kapal Bawa 16 Ribu KL BBM

Sistem ganjil-genap di SPBU Kota Makassar, Sabtu (13/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya Deny mengatakan stok BBM di terminal Pertamina secara rutin diperbarui setiap satu hingga tiga hari, tergantung kedatangan kapal pengangkut. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Pertamina juga menambah pasokan melalui kapal yang dijadwalkan bersandar dengan membawa sekitar 16.000 KL BBM.
"Penyaluran ini sudah ada kapal yang akan sandar sekitar 16.000 kiloliter pada hari ini," katanya.
Ia memastikan Pertamina akan terus menambah pasokan apabila terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan.
"Jadi ini terus kita tambah sehingga stoknya kita upayakan tetap berada di level itu. Jadi untuk stok kami jaga. Pada saat terjadi lonjakan, tentu Pertamina akan menambah lagi permintaan pasokan," ujarnya.
3. Pertamina dalami dugaan warga luar Makassar ikut antre

Sistem ganjil-genap di SPBU Kota Makassar, Sabtu (13/9/2026). IDN Times/Darsil Yahya Terkait dugaan adanya warga dari luar Makassar yang membeli BBM di SPBU dalam wilayah Kota Makassar, Deny mengatakan hal tersebut masih perlu didalami bersama kepolisian.
"Memang di perbatasan kemungkinan ada, tetapi tepatnya seperti apa, tentu ini perlu didalami," katanya.
Deny mengatakan Pertamina bersama aparat kepolisian masih berkoordinasi untuk mengetahui penyebab tingginya penyerapan BBM di sejumlah SPBU.
3. Pertamina klaim stok LPG 3 Kg aman

PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menjamin stok BBM dan LPG di NTB aman menjelang perayaan Idul Adha 2025. (dok. Istimewa) Selain BBM, Deny turut memastikan pasokan LPG 3 kilogram (kg) di Sulsel dalam kondisi aman. Pernyataan itu disampaikan di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan LPG bersubsidi tersebut.
Deny mengatakan Pertamina telah menyiapkan pasokan tambahan atau extra supply di luar distribusi reguler.
"Ini di luar reguler, ini kita tambahkan 30 sampai 50 persen. Jadi kalau misalnya memang ada, ini untuk antisipasi," jelasnya.
Menurutnya, tambahan pasokan tersebut diarahkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan, termasuk Makassar dan Gowa.
Deny meminta masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg untuk mengecek ketersediaan di pangkalan resmi.
"Kami kan sampai tingkat pangkalan. Nah, nanti ini tolong teman-teman juga cek ke tingkat pangkalan. Kalau ada memang kekurangan, tentu akan segera kami suplai kembali," katanya.
Ia menegaskan Pertamina tidak ingin persoalan kelangkaan BBM maupun LPG kembali terjadi karena berdampak langsung terhadap masyarakat dan aktivitas ekonomi.
"Kami juga bersama masyarakat mencegah ini bisa terulang kembali," ujarnya.
Deny mengatakan jumlah LPG yang diterima setiap pangkalan berbeda-beda karena disesuaikan dengan tingkat penjualan masing-masing pangkalan.
"Bervariasi, tergantung penjualan pangkalan itu hariannya seperti apa," pungkasnya.
















