Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Kelangkaan, Pertamina Tambah 260 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel

Kota Makassar
Usai Kelangkaan, Pertamina Tambah 260 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
Ilustrasi tabung LPG 3 kg (Dok. Pertamina)
  • Pertamina Patra Niaga menambah 260 ribu tabung LPG subsidi 3 kg di Sulawesi Selatan pada September 2026 untuk memperkuat pasokan di tengah kenaikan kebutuhan masyarakat.
  • Pertamina menyatakan stok LPG 3 kg cukup, mengimbau pembelian melalui pangkalan resmi, serta memantau kebutuhan dan laporan potensi kekurangan untuk menyesuaikan distribusi.
  • Pemetaan kebutuhan LPG dan BBM dilakukan menjelang Natal, Tahun Baru, Ramadan, dan Idulfitri, setelah warga sempat kesulitan memperoleh LPG akibat pasokan pangkalan cepat habis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga menambah distribusi LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 260 ribu tabung di Sulawesi Selatan pada September 2026. Penambahan ini diberikan untuk memastikan ketersediaan LPG di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar mengatakan penambahan tersebut diberikan untuk memperkuat pasokan LPG 3 kg di Sulsel pada September.

"LPG dalam kondisi cukup. Bahkan kami melakukan penambahan di September ini kurang lebih ada 260 ribu tabung kami tambahkan, jadi itu setara hampir 80 persen dari penyaluran harian di September," kata Deny dalam Rapat Monev Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi pada SPBU se-Sulsel di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (14/9/2026).

  1. 1. Pertamina pastikan stok LPG 3 kg cukup

    Sejumlah tabung LPG tersusun rapi di pangkalan SPBU Pertamina Racing, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
    Stok tabung LPG di pangkalan SPBU Pertamina Racing, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/2/2026). (IDN Times/Ashrawi Muin)

    Deny mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg. Pertamina juga meminta masyarakat membeli LPG subsidi tersebut melalui pangkalan resmi.

    "Jadi masyarakat jangan khawatir, insyaallah LPG tetap tersedia dan belinya minta tolong di pangkalan-pangkalan resmi. Insyaallah ada," katanya.

    Pertamina, kata Deny, terus memantau kebutuhan LPG di Sulsel. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode mendatang.

  2. 2. Kebutuhan dipetakan hingga Ramadan

    Sejumlah tabung LPG tersusun di pangkalan SPBU Pertamina Racing di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa.
    Stok tabung LPG di pangkalan SPBU Pertamina Racing, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/2/2026). (IDN Times/Ashrawi Muin)

    Selain menjaga pasokan saat ini, Pertamina mulai memetakan kebutuhan energi untuk menghadapi periode dengan potensi kenaikan konsumsi. Periode tersebut mencakup Natal dan Tahun Baru hingga Ramadan dan Idulfitri.

    "Menjelang momen-momen spesial seperti Natal dan Tahun Baru, ini akan ada peningkatan demand. Kita sudah memetakan dari sekarang, baik itu kebutuhan LPG maupun BBM," kata Deny.

  3. 3. Warga sempat kesulitan mendapatkan LPG 3 kg

    Stok tabung LPG tersusun di pangkalan SPBU Pertamina Racing, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada 17 Februari 2026.
    Stok tabung LPG di pangkalan SPBU Pertamina Racing, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/2/2026). (IDN Times/Ashrawi Muin)

    Sebelumnya, keterbatasan pasokan di tingkat pangkalan membuat warga harus mencari LPG 3 kg ke sejumlah tempat. Pasokan yang diterima pangkalan disebut sekitar 60 tabung per hari, sedangkan kebutuhan masyarakat meningkat.

    Situasi tersebut membuat LPG 3 kg lebih cepat habis ketika pasokan tiba di pangkalan. Kondisi ini menjadi salah satu gambaran meningkatnya tekanan terhadap distribusi gas melon di tengah kebutuhan masyarakat.

    Deny pun meminta masyarakat segera menyampaikan informasi jika menemukan potensi kekurangan LPG di lapangan. Pertamina akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan menyesuaikan penyaluran sesuai kebutuhan masyarakat.

    "Kalau misalnya memang ada potensi-potensi kekurangan, mohon kami juga diinfokan, disampaikan biar bisa kami tindak lanjuti. Intinya kita paham kondisi El Nino, kita paham kondisi masyarakat, dan pasti kita akan berupaya yang terbaik untuk menyalurkan," kata Deny.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More