Pidato Pertama Sudirman sebagai Gubernur Sulsel: Saya Tidak Sendiri!

Makassar, IDN Times - Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pidato pertamanya setelah resmi dilantik menjadi Gubernur Sulawesi Selatan definitif sisa masa jabatan 2018-2023. Sudirman dilantik oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara, Kamis 10 Maret 2022.
Usai dilantik dan pengucapan sumpah jabatan, Sudirman Sulaiman menyampaikan pidato pertamanya. Pidato tersebut disampaikan dalam acara ramah tamah di Penang Bistro, Jalan Kebun Sirih, Menteng, Jakarta.
Dalam pidatonya, Sudirman menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini dianggap telah membantunya. Mulai dari Pemerintah Pusat, lembaga dan kementerian, DPRD, Forkopimda, partai politik, pemerintah daerah bahkan Sekprov, asisten hingga OPD yang membantu jalannya program pemerintahan.
"Pelantikan ini bagi kami adalah sisa masa jabatan. Namanya sisa masa jabatan, kami bagaimana menjalani ini tentu saya tidak sendiri dan tidak pernah merasa sendiri karena ada semua selalu membantu saya," ucapnya.
1. Sudirman menjalani sisa masa jabatan tanpa wakil gubernur

Sudirman dilantik tanpa wakil gubernur. Artinya selama 18 bulan sisa masa jabatannya, dia akan menahkodai pemerintahan Sulawesi Selatan tanpa didampingi seorang wakil.
Namun sejak awal dia sudah menegaskan bahwa hal itu bukan masalah karena baginya pemerintahan tetap berjalan meski tanpa wakil. Karena itu, dia meminta dukungan semua pihak yang selama ini telah banyak membantu.
"Mereka selalu mengingatkan, termasuk menjadi Plt sepanjang satu tahuh ini. Terima kasih banyak," kata Sudirman.
2. Sudirman diharapkan selesaikan janji politik

Di awal masa jabatannya sebagai pelaksana tugas pada 2021 lalu, Sudirman harus menghadap tantangan untuk menyelesaikan utang Pemprov Sulsel yang bernilai triliunan Rupiah. Ditambah lagi dengan penanganan COVID-19.
Usai dilantik sebagai gubernur definitif, Sudirman harus segera tancap gas karena masih ada sejumlah pekerja rumah yang menanti. Sudirman diharapkan mampu menyelesaikan janji politik dan program yang tertuang dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah).
3. Momentum kebangkitan Sulsel

Di akhir sambutannya, dia menyebutkan pelantikan ini menjadi amanah baginya dari rakyat Sulsel untuk pembangunan di Indonesia.
"Saya mengajak kita sinergikan bersama. Dan 2022-2023 sebagai momentum kebangkitan Sulsel lebih baik," katanya.





















.png)