Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Oknum Wartawan Diduga Tipu Calon Bintara Hingga Ratusan Juta
IDN Times / Aan Pranata

Makassar, IDN Times - Zulkifli, warga Desa Datara, Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengaku ditipu oleh seorang oknum wartawan televisi lokal di Makassar. Pria berusia 20 tahun itu dijanjikan lulus seleksi calon Bintara Polri pada 2017, namun kenyataannya tidak pernah terwujud.

Oknum wartawan berinisial H disebut berjanji mempermudah jalan Zulkifli hingga lulus seleksi. Dia pun diberi uang Rp250 juta sebagai imbalan agar lulus. Gagal jadi polisi, Zulkifli pun tidak mendapatkan kembali uangnya.

“Pada November 2017, H sudah membuat surat perjanjian utang piutang kepada klien kami, namun hingga hari ini belum direalisasikan,” kata pengacara Zulkifli, Andi Ifal Anwar, di Makassar, Rabu (20/2).

1. Kasus penipuan sudah dilaporkan kepada kepolisian

Pexels.com

Ifal menerangkan, kasus dugaan penipuan ini telah dilaporkan kepada Polres Jeneponto. Menurut informasi yang dia terima, H telah dipanggil oleh penyidik namun hingga hari ini belum dipenuhi. 

Di sisi lain, pihak Zulkifli juga berencana melayangkan gugatan secara perdata terhadap H di Pengadilan Negeri Makassar. Sebab, selain penipuan kasus ini juga disebut bergulir pada ranah utang piutang.

“Kami, korban, sudah melayangkan somasi dua kali untuk memastikan H tidak memiliki itikad buruk. Namun, hingga hari ini belum dijawab,” Ifal menerangkan.

2. Pelaku sempat mencatut nama pejabat Polda Sulsel

ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras

Ayah Zulkifli, M Rizal mengungkapkan, oknum H mengiming-imingi bantuan agar anaknya bisa lolos seleksi penerimaan calon Bintara di Polda Sulsel, tahun 2017 lalu. Awalnya H meminta Rp100 juta, namun belakangan nilainya dinaikkan hingga Rp300 juta.

“Saya bilang tidak bisa kalau Rp300 juta, karena tanahku sudah habis semua kujual. Jadi dia bilang, kasi saja Rp250 juta,” kata Rizal.

Rizal mengaku percaya dengan iming-iming H, karena dia mengklaim punya jaringan pejabat di Polda Sulsel untuk membantu pengurusan. Hingga dua kali mengikuti seleksi, Zulkifli tidak pernah lulus.

“Dia sudah janji, kalau uang itu, satu rupiah pun tidak berkurang. Katanya paling lambat bulan 12 (tahun 2018) dia kembalikan itu uang,” Rizal menambahkan. 

3. Keluarga Zulkifli cari tahu status H di stasiun TV lokal

Pixabay.com/Alexas_Fotos

Kepada keluarga Zulkifli, oknum H berulang kali mengaku sebagai wartawan. Katanya dia bekerja di sebuah stasiun televisi lokal di Makassar. 

Ifal mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan klarifikasi kepada stasiun televisi yang dimaksud. Namun hingga kini belum ada tanggapan atau jawaban resmi.

“Kami masih menduga bahwa H ini adalah oknum wartawan di stasiun tv itu,” katanya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article