Makassar, IDN Times - Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar mulai mengusut dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar. Sedikitnya 15 orang telah dimintai keterangan untuk mengungkap dugaan suap yang mencuat setelah viral di media sosial
Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Sulfikar, mengatakan saksi yang diperiksa terdiri dari kepala sekolah tingkat SD dan SMP serta sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar.
"Perkembangan dugaan suap jabatan kepala sekolah, minggu lalu sudah dilakukan pemanggilan saksi. Yang diperiksa kepala sekolah SD, SMP dan pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar, kurang lebih 15 orang. Untuk saksi lainnya nanti akan dipastikan oleh penyidik," kata Sulfikar, Selasa (15/7/2026).
Dia memastikan penyidik masih akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lainnya guna mendalami dugaan praktik jual beli jabatan tersebut.
