Klaim 20 Rekomendasi, Munafri Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sulsel

- Munafri Arifuddin melalui timnya resmi mengambil formulir bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel pada hari pertama pendaftaran Musda XI, bersamaan dengan tim Ilham Arief Sirajuddin.
- Tim Munafri menyiapkan 20 surat rekomendasi dukungan dari DPD II kabupaten/kota sebagai syarat pencalonan dan akan mengembalikan formulir sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.
- Pihak Munafri mempertimbangkan langkah hukum jika surat rekomendasi dukungan tidak diterima oleh panitia Musda, sambil terus menjaga komunikasi dengan para ketua DPD II pendukung.
Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Makassar, Munafri Arifuddin, melalui timnya mengambil formulir bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada hari pertama tahapan pendaftaran Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel, Senin (13/7/2026). Hal tersebut merupakan bagian dari proses pencalonannya dalam pemilihan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel pada Musda XI Golkar Sulsel.
Pengambilan formulir diwakili oleh Siswanto yang mendapat kuasa dari Munafri. Pada hari yang sama, tim Ilham Arief Sirajuddin (IAS) juga mengambil formulir pendaftaran bakal calon ketua.
Koordinator Tim Penjaringan Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel, Anugerah Amir, membenarkan tim Munafri Arifuddin telah mengambil formulir bakal calon. Formulir tersebut diambil oleh perwakilan Munafri yang telah diberi kuasa.
"Iya benar Pak Appi (Munafri) mengambil formulirnya yang diwakili atas nama Siswanto," kata Anugerah.
1. Tim IAS lebih dulu ambil formulir

Anugerah menjelaskan tim IAS dan tim Munafri hadir bersamaan di lokasi pendaftaran. Namun, tim IAS lebih dahulu mengambil formulir karena telah lebih awal mengonfirmasi kehadiran kepada panitia.
Menurutnya, kedua kubu sama-sama membawa surat kuasa. Dengan demikian, masing-masing pihak berhak mewakili bakal calon yang didukungnya.
"Selanjutnya tergantung kedua pihak kapan akan mengembalikan. Yang penting sesuai tanggal dan waktu tahapan, yakni tanggal 17 Juli minimal pukul 17.00 WITA," katanya.
2. Tim Munafri siapkan 20 surat rekomendasi

Ketua DPD II Partai Golkar Takalar, Zulkarnain Arif, juga mengatakan Munafri Arifuddin tidak hadir langsung saat pengambilan formulir. Pengambilan formulir diwakili oleh Siswanto.
Dia menyebut pengembalian formulir akan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan panitia Musda. Bersamaan dengan itu, tim Munafri juga akan menyerahkan 20 surat rekomendasi dukungan dari DPD II Partai Golkar kabupaten/kota.
"Nanti kita lihat, pengembalian formulir pasti sesuai tahapan. Kita juga akan bawa 20 surat rekomendasi dukungan yang sudah dipegang Pak Appi. Itu wajib karena sudah ada kuasa dukungannya, bermaterai, hasil pleno," katanya.
3. Tim Munafri pertimbangkan jalur hukum

Zulkarnain menegaskan pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum. Upaya tersebut akan ditempuh apabila surat rekomendasi dukungan yang dibawa tim Munafri tidak diterima oleh Steering Committee (SC) Musda.
"Kalau itu tertolak, kemungkinan kita akan ke pengadilan. Pengadilan yang akan putuskan," katanya.
Zulkarnain juga mengatakan komunikasi dengan para ketua DPD II yang memberikan dukungan kepada Munafri masih terus berlangsung. Menurutnya, tim telah beberapa kali mengingatkan agar surat rekomendasi asli segera diambil apabila diperlukan.
"Sudah lima kali disampaikan di grup. Mereka hanya baca. Saya sampaikan, kalau sampai batas waktu hari ini tidak diambil aslinya, maka tim Pak Appi berhak mewakili karena dukungan itu akan digunakan untuk maju di Musda," katanya.

![[BREAKING] Bupati Husniah Tiba-Tiba Tinggalkan Sidang Angket DPRD Gowa](https://image.idntimes.com/post/20260714/upload_e04396de43ef0f4f690e6cbafc0f76f4_3ca9d9fd-f8f5-4d90-a087-95e16267a0dc_watermarked_idntimes-1.jpeg)

















