IAS Dapat Diskresi dari Bahlil untuk Maju di Musda Golkar Sulsel

- Bahlil Lahadalia memberikan diskresi DPP Partai Golkar kepada Ilham Arief Sirajuddin agar bisa maju dalam Musda Golkar Sulsel meski belum memenuhi seluruh syarat kepengurusan.
- Bahlil menekankan pentingnya soliditas internal dan konsolidasi kader untuk mengembalikan marwah serta kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan melalui momentum Musda.
- Ilham Arief Sirajuddin menyatakan siap menjalankan amanah partai secara tegak lurus dan berkomitmen memperkuat basis politik guna meningkatkan perolehan kursi Golkar di Sulawesi Selatan.
Makassar, IDN Times – Ketua Umum Bahlil Lahadalia resmi memberikan diskresi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kepada Ilham Arief Sirajuddin, jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan. Penyerahan diskresi jadi sinyal pemberian jalan kepada Ilham yang akrab disapa Aco, untuk masuk dalam kontestsasi perebutan kursi Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Pemberian diskresi berlangsung di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Dalam video yang diunggah Aco di akun Instagram pribadinya, @acho145, surat berisi diskresi diserahkan langsung oleh Bahlil, disaksikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji. Turut hadir tokoh Golkar asal Sulsel, Nurdin Halid dan Supriansa.
"Bismillah, selangkah lagi menuju Musyawarah Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan," tulis Aco dalam keterangan video unggahannya di Instagram.
1. Bahlil minta Ilham kembalikan marwah Golkar Sulsel

Diskresi dalam Partai Golkar merupakan hak prerogatif atau kebijakan khusus yang dikeluarkan oleh DPP untuk memberikan pengecualian terhadap aturan organisasi yang berlaku umum. Diskresi, antara lain, sebagai dispensasi kepada kandidat untuk maju sebagai calon ketua DPD meski kekurangan syarat.
Ilham diketahui pernah pindah partai, sebelum kembali dikukuhkan sebagai kader Partai Golkar pada tahun 2022. Adapun salah satu syarat bagi calon ketua DPD I di Golkar adalah pernah menjadi pengurus di tingkat provinsi atau pusat selama minimal lima tahun.
Dalam penyerahan rekomendasi tersebut, Bahlil menegaskan bahwa diskresi itu harus digunakan untuk memperkuat konsolidasi partai di Sulawesi Selatan. Ia juga meminta Ilham mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar di wilayah tersebut.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya serahkan rekomendasi diskresi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco untuk selanjutnya dipergunakan sebagaimana mestinya, dan untuk membesarkan Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan,” kata Bahlil dalam rekaman video.
2. Soliditas internal jadi kunci utama

Bahlil menambahkan, momentum Musda harus menjadi ruang untuk menghimpun kembali seluruh kekuatan kader dan tokoh Golkar. Menurutnya, soliditas internal menjadi kunci utama dalam memperbaiki dan membesarkan partai ke depan.
“Kembalikan marwah dan kebesaran Partai Golkar dengan menghimpun seluruh kekuatan tokoh-tokoh dan kader dalam rangka perbaikan Partai Golkar ke depan,” lanjutnya.
3. Ilham siap tegak lurus jalankan amanah

Menanggapi penyerahan diskresi tersebut, Ilham Arief Sirajuddin menyatakan siap menjalankan amanah dan arahan Ketua Umum Partai Golkar. Ia berkomitmen untuk tetap tegak lurus terhadap kebijakan partai.
Mantan Wali Kota Makassar itu juga menegaskan target utamanya adalah meningkatkan perolehan kursi Golkar di Sulawesi Selatan. Menurutnya, penguatan basis politik di tingkat daerah menjadi fokus utama jika dipercaya memimpin Golkar Sulsel.
“Saya terima, Ketum. Insyaallah apa yang disampaikan dan sebagai komitmen saya, untuk tegak lurus, dan komitmen untuk meningkatkan, memaksimalkan tambahan kursi untuk Sulawesi Selatan, insyaallah kami lakukan,” ujar Ilham.


















