Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[CEK FAKTA] Benarkah Basri Kajang Ditangkap Terkait Korupsi di Gowa?

[CEK FAKTA] Benarkah Basri Kajang Ditangkap Terkait Korupsi di Gowa?
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto saat konferensi pers penetapan tersangka kericuhan dan pembakaran DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, Kamis (4/9/2025). IDN Times/Darsil Yahya
Intinya Sih
  • Polda Sulsel menegaskan kabar penangkapan Basri Kajang terkait dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di Gowa belum benar dan belum ada penahanan dilakukan.
  • Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel masih fokus memeriksa saksi-saksi untuk mengumpulkan alat bukti sebelum melangkah ke tahap proses hukum berikutnya.
  • Polisi berencana menjadwalkan pemanggilan Basri Kajang setelah koordinasi dengan penyidik, sambil memastikan perkembangan pemeriksaan kasus tetap transparan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Kabar yang beredar di media sosial dan sejumlah grup percakapan WhatsApp terkait penangkapan Muhammad Basri atau Basri Kajang (BK) yang dikaitkan dengan perkara dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dipastikan belum benar.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan hingga kini penyidik belum melakukan penangkapan maupun penahanan terhadap pihak yang disebut-sebut dalam informasi yang beredar tersebut.

"Terkait dengan kabar berita ditangkapnya (inisial B) dan direktur PT UR itu sampai sekarang setelah dikonfirmasi belum dilakukan penangkapan dan penahanan," kata Didik kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).

1. Penyidik masih fokus periksa saksi

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto saat konferensi pers penetapan tersangka kericuhan dan pembakaran DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, Kamis (4/9/2025). IDN Times/Darsil Yahya
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto saat konferensi pers penetapan tersangka kericuhan dan pembakaran DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, Kamis (4/9/2025). IDN Times/Darsil Yahya

Meski demikian, Didik tak menampik bahwa perkara dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah memang sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel. Saat ini, penyidik masih fokus memeriksa para saksi untuk mengumpulkan alat bukti.

"Nanti kalau sudah ada, kita proses lebih lanjut kita sampaikan karena masih proses pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik," ujarnya.

2. Polisi bakal agendakan pemanggilan

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar apel gelar pasukan Operasi Kontingensi Aman Nusa I-2026 di Lapangan Upacara Mapo
Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar apel gelar pasukan Operasi Kontingensi Aman Nusa I-2026 di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Kamis (30/4/2026).

Saat ditanya apakah perkara yang dimaksud merupakan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah, Didik mengiyakan. Namun, ia kembali menegaskan belum ada pihak yang ditahan dalam kasus tersebut.

"Iya betul, sekarang masih proses pemeriksaan tetapi belum ada penahanan, belum. Masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.

3. Polisi pastikan panggil Basri Kajang

-
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto didampingi Dir Krimum Polda Sulsel, Kombes Pol Setiadi Sulaksono dan Plh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muhammad Ridwan. Foto : IDN Times / Darsil Yahya

Didik mengaku akan kembali berkoordinasi dengan penyidik untuk memastikan apakah sudah ada agenda pemanggilan terhadap Basri Kajang.

"Ini kita akan cek ulang kepada penyidik apakah sudah diagendakan, kapan dan di mana pemeriksaannya nanti kami akan sampaikan," katanya.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebut Basri bersama seorang direktur perusahaan telah ditangkap terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah. Namun, Polda Sulsel memastikan informasi tersebut belum benar karena hingga saat ini proses hukum masih berada pada tahap pemeriksaan saksi dan belum ada penangkapan maupun penahanan.

Share Article
Editorial Team

Latest News Sulawesi Selatan

See More